Minggu, 19 Juli 2026

Hujan dan Angin Kencang Melanda Jember, Atap 2 Ruang Kelas Sekolah Dasar di Tempurejo Ambruk

Photo Author
Tim Redaksi Sketsa Nusantara, Sketsa Nusantara
- Minggu, 9 Februari 2025 | 20:26 WIB
Potret atap ruang kelas SDN 04 Curahnongko di Jember yang ambruk  (Dok. Sekretaris Desa Curahnongko)
Potret atap ruang kelas SDN 04 Curahnongko di Jember yang ambruk (Dok. Sekretaris Desa Curahnongko)

SketsaNusantara.Id - Hujan dan angin kencang melanda sebagian besar wilayah di Kabupaten Jember pada Sabtu, 8 Februari 2025.

Hujan dan angin kencang tersebut mengakibatkan atap 2 ruang kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Jember ambruk.

Sekretaris Desa Curahnongko, Winarto membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi melalui telepon pada Minggu, 9 Februari 2025.

Baca Juga: Hendy Siswanto Sakit, Gus Firjaun Ambil Alih Sementara Tugas Bupati Jember

Menurut Winatro, atap yang terbuat dari galvalum tersebut dalam kondisi retak sehingga setiap hujan, para murid terpaksa diungsikan ke ruangan lain.

“Atap yang terbuat dari galvalum memang mulai retak, kepala sekolah yang baru sudah tahu. Kalau hujan, para murid biasanya dipinggirkan (dikeluarkan) dulu," ujar Winarto 

Insiden yang terjadi sekitar pukul 8.30 WIB ini sempat menggangu proses belajar mengajar.

Baca Juga: 5 Hari Hilang, Lansia di Jember Ditemukan Tak Bernyawa di Pinggir Sawah

Para murid pun langsung dievakuasi keluar kelas saat hujan mulai turun.

Begitu mengetahui insinden tersebut, Winarto bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat langsung menuju lokasi kejadian.

Lebih lanjut kata Winarto, dari enam ruang kelas yang ada di SDN 4 Curahnongko, terdapat dua ruang kelas atapnya ambruk, yakni yang digunakan sebagai kelas 1 dan kelas 2.

Baca Juga: Bupati Jember Hendy Siswanto Dirawat di RSD dr Soebandi, Keluarga Imbau Tak Menjenguk

Diketahui, bangunan yang ambruk itu kali terakhir diperbaiki pada tahun 2009.

“Bangunan itu peninggalan tahun 2009, setelah pergantian kepala sekolah. Kelas 1 dan Kelas 2 memang bocor. Mulai satu bulan lalu sudah waspada, para murid dipinggirkan kalau hujan,” ujar Winarto lagi.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X