Politisi NasDem ini juga mengungkapkan, jika saat ini sudah disiapkan anggaran operasional angkutan perintis kurang lebih sekitar Rp7 miliar di APBD 2025.
"Tetapi anggaran ini masih menunggu kebijakan dari Pemerintah Pusat terkait MoUnya, jangan sampai nanti sudah ada anggara tapi belum selesai regulasi di atasnya akan menjadi masalah baru," jelas David.
Kendati demikian, Komisi C DPRD Jember juga meminta kepada Dinas Perhubungan untuk bisa menekan biaya operasional bus perintis ini nantinya.
"Jadi dulu kebanyakan melakukan sewa tempat untuk bus angkutan perintis tersebut, tetapi kita minta untuk tidak sewa lagi dan memanfaatkan aset Pemkab Jember yakni, Terminal Pakusari dan Ajung yang bisa digunakan," tambahnya.
Baca Juga: 5 Fraksi di DPRD Jember Telah Ajukan Usulan Pembentukan Pansus Tenaga Honorer Non ASN
Ia mengungkapkan, ada rencana untuk penambahan armada agar bisa membantu masyarakat pinggiran untuk bisa mobilisasi dengan lancar.
"Kita usulkan penambahan 2 armada tetapi ini masih menunggu kajian dari Dinas Perhubungan Jember," tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Babak Akhir Toko Berjaringan di Jember, Komisi B DPRD Jember Perintahkan CV Indomorida Copot Logo dan Tak Beroperasi Lagi
Aliansi Masyarakat Bersatu Tuntut Pembukaan Akses Jalan Rambipuji-Puger, Komisi C DPRD Jember Segera Koordinasikan ke Pemprov Jatim
Muncul Wacana Pembentukan Pansus untuk Bahas Tenaga Honorer Terancam Dirumahkan, Fraksi NasDem DPRD Jember: Kami Setuju!
Tidak Ada Solusi dari Pemkab, Para Sopir Truk Datangi Kantor DPRD Jember Tuntut Keadilan Tentang Pembatasan Jalan Puger-Rambipuji
Terancam Dirumahkan! 2.204 Tenaga Honorer di Jember Menanti Kepastian, Skema Outsourcing Jadi Solusi di Tengah Keterbatasan Anggaran