SketsaNusantara.id - Persoalan ribuan orang pegawai non-ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember yang terancam dirumahkan, menjadi peninggalan yang pelik bagi Pemerintahan baru.
Hal ini dikarenakan ribuan tenaga honorer non-ASN ini, akhirnya tidak tahu nasibnya mendatang karena memang tidak bisa dicover oleh anggaran Pemerintah Daerah.
Ketua Fraksi NasDem David Handoko Seto mengatakan, persoalan honorer non-ASN atau non data base BKN ini menjadi perseden buruk bagi pemerintahan selanjutnya.
"Sebab, pemerintahan selanjutnya akan mewarisi persoalan yang begitu banyak di awal pemerintahan," ujarnya saat dikonfirmasi di DPRD Jember, Senin 3 Februari 2025.
Pasalnya, setelah adanya kebijakan dari pemerintah pusat yang tertuang dalam UU 20 tahun 2023 tentang ASN ini, seharusnya Pemkab Jember tidak melakukan pengangkatan.
"Tetapi malah Bupati Hendy melakukan penangkatan dengan diterbitkannya SK pada akhir tahun 2024 lalu," terangnya.
Maka dari itu menurut David, persoalan ini menyangkut hajat hidup orang banyak yang menunggu kepastian nasibnya.
"Jadi mereka ini menunggu, karena kita tidak tahu dan pasti sebagian besar dari mereka menggantungkan hidupnya di sini," imbuhnya.
Berdasarkan informasi dari Komisi A, Politisi NasDem ini juga menyampaikan kalau di tahun 2022 saja sudah ada 900 orang tenaga honorer atau non data base BKN.
"Dan saat ini sudah sangat banyak sekali, sehingga menjadi bom waktu," tuturnya.
Dengan kondisi tersebut, pihaknya menyampaikan kalau beberapa fraksi di DPRD Jember berencana mengusulkan adanya pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas hal ini.
Artikel Terkait
Maling Pakaian Dalam di Jember Menangis saat Keciduk Warga, Sudah 1 Tahun Beraksi Tak Dilaporkan ke Polisi?
Fraksi Gerindra DPRD Jember Perjuangan Pembangunan Taman Bermain Anak di Alun-Alun Jember, Hanan: Tahun Ini Segera Dibangun
Geger di Jember! Maling Pakaian Dalam Tertangkap Basah Usai Terekam CCTV, Terungkap Modus Pelaku yang Terbilang Unik, Ada Gangguan Jiwa?
Tunggakan Hotel Java Lotus Rp3,8 Miliar Belum Dibayar, Komisi C DPRD Jember: Tidak Ada Itikad Baik dan Tidak Kooperatif
Lagi! Warga Jember Temukan Jasad Bayi Mengapung di Sungai dengan Kondisi Memprihatinkan
Penemuan Janin di Sungai Bondoyudo Desa Sidomulyo Jember, Kanit Reskrim Polsek Semboro: Usianya masih 4-5 Bulan
Pamit Mancing Bersama Teman, Pemuda Asal Jember Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Terpeleset hingga Tenggelam