"Maka kami dari Fraksi NasDem bersepakat jika dilakukan pembentukan Pansus, agar persoalan ini bisa diketahui penyebabnya dan mencarikan solusi bagi mereka (tenaga honorer non-ASN)," ungkapnya.
Baca Juga: Supir Truk Geruduk Pemkab Jember Tolak Pembatasan Akses Jalan Provinsi Rambipuji-Puger
Selain itu, David menambahkan bahwa dalam rekrutmen tenaga honorer ini bisa jadi bermuatan politis.
"Jangan-jangan ini mengandung unsur politisnya juga, karena saat itu Bupati Jember Hendy mencalonkan lagi," sambungnya.
"Lantas, kita harus urai persoalannya ini apakah yang salah ini sistem rekrutmennya atau yang lainnya," tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, Kepala BKPSDM Jember Sukowinarno menjelaskan kalau banyaknya tenaga honorer yang terancam dirumahkan ini karena persoalan persyaratan kerja yang belum memenuhi syarat.
Sebagai informasi juga, saat ini Pansus terkait tenaga honorer non-ASN ini sudah diwacanakan oleh Fraksi Golkar Amanah dan Fraksi Gerindra, sementara Fraksi NasDem juga ikut memberikan dukungan terkait usul tersebut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Maling Pakaian Dalam di Jember Menangis saat Keciduk Warga, Sudah 1 Tahun Beraksi Tak Dilaporkan ke Polisi?
Fraksi Gerindra DPRD Jember Perjuangan Pembangunan Taman Bermain Anak di Alun-Alun Jember, Hanan: Tahun Ini Segera Dibangun
Geger di Jember! Maling Pakaian Dalam Tertangkap Basah Usai Terekam CCTV, Terungkap Modus Pelaku yang Terbilang Unik, Ada Gangguan Jiwa?
Tunggakan Hotel Java Lotus Rp3,8 Miliar Belum Dibayar, Komisi C DPRD Jember: Tidak Ada Itikad Baik dan Tidak Kooperatif
Lagi! Warga Jember Temukan Jasad Bayi Mengapung di Sungai dengan Kondisi Memprihatinkan
Penemuan Janin di Sungai Bondoyudo Desa Sidomulyo Jember, Kanit Reskrim Polsek Semboro: Usianya masih 4-5 Bulan
Pamit Mancing Bersama Teman, Pemuda Asal Jember Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Terpeleset hingga Tenggelam