KH Irfan Yusuf (Gus lrfan), selaku perwakilan keluarga KH Yusuf Hasyim, berterima kasih atas semua pihak yang membantu.
"Meski ide pengusulan gelar pahlawan nasional bagi beliau sudah muncul sekitar lima tahun lalu," katanya,
Kepala Badan Penyelenggara Haji (BPH) ini menegaskan banyak cerita yang perlu dikenang dari sosok Pak Ud.
"Ini perlu diteladani oleh bangsa lndonesia, terutama dalam berjuang," ujarnya.
Baca Juga: Peringati lsra' Mi'raj, SMAN 1 Jombang Rutin Gelar Khitan Massal Gratis
Gubernur terpilih Jawa Timur Khofifah lndar Parawansa mengapresiasi bedah buku ini.
"Karena banyak jejak perjuangan kiai yang tidak ditulis," ujarnya.
Meski para kiai tidak ingin ditulis dan dikenang, tapi sudah jadi tugas bangsa ini untuk menulisnya.
"Apalagi buku ini ditulis sangat teliti dan otentik," ujarnya.
Baca Juga: Hadapi Ujian Akhir, Ribuan Siswa SMAN di Jombang Gelar Doa Bersama
Buku ini, lanjutnya, juga menunjukkan adanya konektivitas antar pesantren.
"Itu ditunjukkan upaya KH Yusuf Hasyim yang mengusir PKI saat menyerang Pesantren Gontor," katanya.
Sebagai komandan Banser pertama, menurutnya, KH Yusuf Hasyim mengajak para santri harus kuat pada tahap latihan.
"Tidak hanya fisik saja, tapi juga hatinya," imbuh Khofifah.
Baca Juga: Bank Jombang Dukung Penuh Pelaksanaan OXY FUN RUN 2025
Artikel Terkait
Petani Jombang Terbantu Adanya Layanan Informasi Debit dan Pengaturan Pembagian Air Irigasi
Lantik Iman Saputro Sebagai KDAW Barongsawahan, Pj Bupati Jombang Berpesan Jalankan 4 Pedoman Ini
Tangani Pelanggaran Pilkada, Bawaslu Jombang Dinilai Tidak Serius
Terbiasa Menulis Buku dan Opini, Guru PAI SMAN 1 Jombang Ini Dinobatkan Sebagai Guru Teladan Literasi Tingkat Provinsi
Dari Bedah Buku Fragmen Sejarah Jombang, Binhad Nurrohmat: Soekarno Lahir di Jombang...
Banjir Parah, LPBI PCNU Jombang Beri Bantuan Makanan dan Obat-obatan Serta Datangkan 2 Unit Perahu Karet