Pengguna yang mendapatkan Koin Perunggu akan mendaoatkan hadiah senilai RP 300 ribu hingga Rp 1 juta, bahkan ada pula Koin Emas yang menawarkan hadiah lebih besar.
Baca Juga: Kasus DBD di Jember Capai 1627 di Tahun 2024, Dinas Kesehatan: Angka Kematiannya Rendah
Permainan ini memberikan pengalaman seru apalagi dengan nominal hadiah ratusan hingga jutaan rupiah makin menggugah para penggunanya yang makin semangat mencari keberadaan Koin Jagat di dunia nyata.
Namun, permainan ini menimbulkan sejumlah masalah yang makin meresahkan warga Surabaya, Bandung dan kota-kota besar lainnya di Indonesia.
Warga mengeluhkan banyaknya komunitas pemain yang terlalu fokus pada pencarian Koin Jagat sehingga mengabaikan lingkungan sekitar bahkan sampai merusak fasilitas umum.
Beberapa komunitas seringkali berkerumun di tempat-tempat umum yang menimbulkan kegaduhan dan tak jarang mengganggu ketertiban umum di seperti yang terjadi di taman-taman Kota Surabaya dalam beberapa hari terakhir.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mendesak Kementerian Komunikasi dan Digital atau Komdigi untuk ikut turun tangan.
Ia mendesak agar aplikasi permainan Koin Jagat itu diblokir karena dampaknya yang meresahkan masyarakat dan tak hanya merusak fasilitas umum tetapi juga rumah-rumah warga Surabaya.
"Ada laporan dari warga yang mengadu pagar rumahnya dipanjat gara-gara nyari koin, terus fasilitas umum dan tumbuhan taman-taman kota juga ikut rusak," kata Eri Cahydi dalam video yang diunggah akun @surabayaterkini pada hari Selasa, 14 Januari 2025.
"Jadi saya mohon untuk Kominfo tolong aplikasi ini diblokir saja lah, karena gak mendidik sama sekali dampaknya juga merusak fasum sampai rumah warga. Saya peringatkan untuk hentikan permainan ini," pungkasnya.
Menilik dari deskripsi aplikasi Jagat di Google Play Store, aplikasi ini sejatinya diluncurkan untuk bisa berinteraksi dengan orang terdekat termasuk berbagi pesan, suara, foto dan video.
Aplikasi ini menawarkan juga fitur unggulan seperti pelacakan lokasi dan notifikasi aktivitas yang membuat hubungan keluarga dan sahabat makin dekat.
Artikel Terkait
Terungkap! 3 Ciri-Ciri si Gimbal 'Limbad' Pelaku Penusukan Sandy Permana yang Jadi Buruan Polisi
KPK Peringatkan PDIP agar Tidak Mengatur Keterangan Saksi di Kasus Hasto Kristiyanto
3 Tempat Aman bagi Perokok di Malioboro agar Tidak Kena Denda Maksimal Rp7,5 Juta
10 Pencapaian Strategis BRI di 2024: Dari AgenBRILink hingga Sustainable Banking
Ketua DPD RI Sultan Najamuddin Usul Masyarakat Bantu Biayai Program Makan Bergizi Gratis, Netizen: Rakyat Jadi Tumbal...
Sentil Meutya Hafid, Fedi Nuril Ungkap Jejak Digital Rudi Sutanto Stafsus Komdigi yang Disebut Buzzer: Apakah Beliau?
Beredar Narasi Rudi Sutanto alias Rudi Valinka Pemilik Akun X 'Kurawa' Stafsus Komdigi Titipan Erick Thohir! Benarkah?