Kapolres Gowa menyebut jumlah ada 2 anggota bank BUMN yang ikut terlibat menggunakan dan menyebarkan uang palsu dengan menyelipkannya di tengah-tengah uang asli cetakan BI (Bank Indonesia).
Dari keseluruhan tersangka itu ada salah satu staf UIN Makassar (inisial M) yang meninggal dunia secara mendadak diduga karena syok setelah namanya terseret dalam jaringan peredaran uang palsu.
Sayangnya, M meninggal sebelum sempat menjalani pemeriksaan pihak berwajib dan menghembuskan nafas terakhir saat polisi melakukan penyelidikan.
5. Tanggapan Rektor UIN Makassar
Kasus uang palsu di lingkungan kampus ini menjadi pukulan bagi pimpinan UIN Makassar, termasuk rektor UIN Makassar yang mendukung penuh pengungkapan kasus ini hingga ke akar-akarnya.
Prof. Hamdan Juhannis selaku Rektor UIN Makassar merasa "malu" dan juga marah karena kasus upal ini telah mencoreng nama baik kampus dan memberhentikan kedua pelaku "orang dalam" yang ikut terlibat.
"Saya marah, saya tertampar. Sudah bertahun-tahun kami bangun reputasi kampus, dengan sekejap dirusak dengan adanya masalah ini. Dengan tegas, kedua pelaku yang ikut terlibat akan diberhentikan secara tidak hormat," ungkap Hamdan Juhannis dalam video yang diunggah di akun Instagram @hamdanjuhannis pada hari Senin, 23 Desember 2024.
Pihak kepolisian dari Polres Gowa juga menyebut rektor ikut membantu penyelidikan hingga terungkap kasus upal di lingkungan UIN Makassar,
6. Uang Palsu di UIN Makassar untuk Biaya Kampanye Pilkada
Menariknya, salah satu tersangka mengaku uang palsu cetakan UIN Makassar ini akan digunakan untuk mendanai biaya kampanye Pilkada 2024.
Kapolres Gowa menyebut ada salah satu tersangka yang sudah menyiapkan proposal dan menggunakan proposal sebagai "pelicin". Namun, niatan tersebut diurungkan karena tak ada satupun partai yang mengusung calon tersebut.
7. Hukuman bagi Pencetak dan Pengedar Uang Palsu
Artikel Terkait
Tersangka Kasus Korupsi Timah Harvey Moeis Divonis Penjara 6,5 Tahun dari Tuntutan 12 Tahun, Suami Sandra Dewi Masih Mau Ajukan Banding?
5 Fakta Kecelakaan Bus Rombongan SMP Asal Bogor Tabrak Truk di Tol Pandaan-Malang! Jumlah Korban hingga Kronologi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Jadi Tersangka KPK Kasus Harun Masiku, Megawati Pernah Sesumbar Akan Bertanggung Jawab?
Dukungan BRI untuk Transformasi Desa Bansari: Sukses Budidaya Melon Premium
12 Tahun Terlalu Berat! Harvey Moeis Kini Divonis Penjara 6,5 Tahun, Netizen Bandingkan Tersangka Kasus Korupsi Timah dengan Maling Ayam
Pernah Viral Ribut Masalah Parkir, Dokter Koas Vinny Fladiniyah Kini Aniaya Penjual Makanan! Cuma Gara-Gara Topping?
Peristiwa Mahasiswa Unej Diduga Bundir, Wakil Rektor III Pastikan Korban Lompat dari Lantai 8