SketsaNusantara.id - Pemerintah akhirnya mengumumkan secara resmi barang mewah dan jasa apa saja yang dikenakan pajak hingga 12 persen.
Hal itu diumumkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang secara resmi mengumumkan kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen.
Seperti dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV, Sri Mulyani menyebutkan bahwa kenaikan PPN 12 persen akan mulai berlaku sejak 1 Januari 2025 mendatang.
Kenaikan PPN 12 persen akan dikenakan bagi bagi barang dan jasa yang dikategorikan mewah yang di konsumsi kelompok masyarakat mampu.
Lalu apa sajakah yang masuk kategori barang dan jasa mewah yang dikonsumsi oleh kelompok masyarakat mampu tersebut?
Yang masuk kategori barang dan jasa mewah adalah jasa pendidikan internasional, layanan rumah sakit kelas VIP hingga makanan impor dengan harga premium.
Menurut keterangan pemerintah, barang mewah dan jasa yang dikenakan PPN 12 persen antara lain:
• Beras premium
• Buah-buahan premium
• Daging sapi premium yang harga per kilogram mencapai jutaan rupiah
• Biaya listrik untuk rumah tangga dengan daya antara 3.500 hingga 6.600 volt ampere.
Artikel Terkait
Simulasi Program Makan Bergizi Gratis Mulai Berjalan, Ketua DPRD Jember Minta Penerimanya Harus Tepat Sasaran
Lady Aurellia Diperiksa Polisi Buntut Kasus Penganiayaan, Momen Dokter Koas Unsri dan Ibunya Keluar dari Polda Sumsel Tengah Malam Jadi Sorotan
Heboh Paspampres Usir Jamaah Sholat Jumat di Shaf Depan Untuk Ditempati Rombongan Gibran Rakabuming Raka, Warganet Ingatkan Soal Adab
Ungkapan Anak Bos Toko Roti di Jaktim jadi Tersangka Penganiayaan Karyawati Bikin Netizen Geram, George Sugama Halim: Saya...
Netizen Sentil Piramida Hukum di Indonesia Usai Viral Kasus Dokter Koas hingga Anak Bos Toko Roti, Tertinggi Bukan UUD 1945?
Agenda Padat di Mesir, Prabowo Pastikan Pemerintahan Tetap Solid Hadapi Libur Akhir Tahun