SketsaNusantara.id - Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Jember, diketahui pada tahun 2025 tidak memiliki anggaran untuk pengadaan vaksin bagi hewan yang terdampak Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Pasalnya, saat ini sudah ada kurang lebih 10 kecamatan yang terjangkit PMK dan lebih dari 60 ekor sapi yang terdampak serta ada belasan yang mati.
Kondisi ini menurut Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Andi Prastowo, kasus PMK di Jember mulai muncul kembali dan kondisinya cukup berbeda dengan yang terjadi pada tahun 2022 lalu.
Baca Juga: Dinkes Jember Catat 600 Lebih Penderita Baru HIV AIDS di Tahun 2024
"Jadi ini tidak sebanyak tahun 2022 lalu, tetapi memang ini hanya terjadi di beberapa wilayah saja dan perkembangannya tidak secepat dahulu," ujarnya saat dikonfirmasi di DPRD Jember, Selasa 17 Desember 2024.
Sapi yang terjangkit PMK ini karena kondisi cuaca yang saat ini lembab dan hujan, sehingga membuat kondisi sapi menjadi lebih lemah lalu terjangkit PMK.
"Memang kondisi cuaca ini menentukan terpaparnya PMK, kalau laporannya sekitar 67 ekor," imbuhnya.
Andi juga menduga, terpaparnya PMK ini dikarenakan pergeseran sapi-sapi dari luar kota dan bertemu di pasar hewan.
"Jadi ini banyak pertemuan sapi di pasar hewan, sehingga masuk ke kandang tidak divaksin terlebih dahulu dan memungkinkan terkangkit PMK," terangnya.
Maka dari itu perlu para peternak melakukan vaksinasi kepada sapi yang baru datang atau dibeli, sehingga terhindar dari PMK.
Andi menyampaikan, terkait vaksin memang di tahun 2025 tidak dianggarkan karena mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat.
"Sebenarnya ada bantuan setiap tahunnya, tetapi sekarang ada aturan baru tidak ada bantuan lagi vaksin. Nah, pada tahun 2025 juga tidak dianggarkan untuk pembelian vaksin," jelasnya.
Artikel Terkait
Pembunuhan Perempuan di Jember Ditetapkan Sebagai Femisida, Komnas Perempuan Desak UU TPKS Jadi Dasar Hukum Utama
UMK Jember Dirumuskan Naik 6,5 Persen Jadi Rp2,83 Juta, Disnaker: Keputusan Masih Belum Final
Ketua DPC PKB Jember Ayub Desak Bupati Hendy Minta Maaf, Usai Ngomong Honor Guru Ngaji Bakal Naik Jadi Rp2,5 Juta Tahun Depan
Komisi D DPRD Jember Bantah Bakal Ada Kenaikan Honor Guru Ngaji di Tahun 2025, Sunarsi: Kalau Ada Tambahan Dibahas di PAPBD
Kasus PMK Kembali Muncul di Jember, Puluhan Sapi Milik Peternak Terjangkit