Minggu, 19 Juli 2026

Dinkes Jember Catat 600 Lebih Penderita Baru HIV AIDS di Tahun 2024

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Selasa, 17 Desember 2024 | 11:47 WIB
Dokter Hendro Soelistijono (kiri) saat melakukan RDP. (Dok. SketsaNusantara.id)
Dokter Hendro Soelistijono (kiri) saat melakukan RDP. (Dok. SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Jember telah mencatat banyaknya penderita HIV/Aids, yang menyerang masyarakat.

Berdasarkan data dalam rentang tahun 2022-2024 ada sebanyak 8000 orang terdampak dan 600 orang di antaranya penderita baru.

Kendati demikian, Dinas Kesehatan Kabupaten Jember masih melihat potensi bahwa jumlah penderita HIV/AIDS di Jember bertambah, karena banyak yang tidak mau melakukan pemeriksaan.

Baca Juga: Saldo Rekening Dijamin Aman, Inilah 7 Rekomendasi Wisata Natal dan Tahun Baru 2025 di Jember Paling Hits

Kepala Dinas Kesehatan dr. Hendro Soelistijono mengatakan, dengan kondisi ini penularan bisa semakin meningkat dengan metode penularan dengan hubungan seksual.

"Secara kumulatif memang penderita HIV/AIDS ini kurang lebih sebanyak 8000 orang mulai tahun 2022-2024," ujarnya saat dikonfirmasi di Dinkes, Selasa 17 Desember 2024.

Angka peningkatan setiap tahunnya memang bisa meningkat, karena menurut Hendro Dinas Kesehatan melakukan screening yang dilakukan oleh petugas di lapangan.

Baca Juga: Angka Perceraian Capai Lebih dari 5000 Kasus, Pengadilan Agama Jember Beberkan Fakta Mengejutkan Mulai dari Faktor Ekonomi hingga Poligami

"Kami melakukan upaya screening, harapannya bila ditemukan sejak dini maka penderitanya bisa diobati dengan maksimal," jelasnya.

Hendro menyampaikan, jika fenomena ini menjadi persoalan penting karena hanya sebagian kecil saja yang mau melakukan pemeriksaan.

"Penularannya berpotensi sangat besar dengan angka tersebut, tetapi memang dalam proses pemeriksaan membutuhkan persetujuan yang bersangkutan. Nah, bila semua mau pasti dipastikan jumlahnya meningkat," terangnya.

Baca Juga: Tempat Camping 20 Menit Aja dari Pusat Kota! Lukis Kenangan Libur Nataru 2025, Melipir ke Wisata Terindah di Jember

Langkah-langkah yang diambil menurutnya, dengan melakukan tindakan bagi yang hendak akan menikah wajib, untuk melakukan screening kesehatan terlebih dahulu.

"Nah dengan ini bisa diketahui apakah calon pengantin ini terpapar atau tidak, jika hasilnya positif maka bisa dilakukan pengobatan," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X