SketsaNusantara.id – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jember menggelar kampanye bertajuk “Akhiri Kekerasan Sejak dalam Meja Redaksi” dalam rangka memperingati 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (16HAKTP) yang berlangsung dari 25 November hingga 10 Desember.
Kegiatan ini bertujuan untuk menghapuskan kekerasan berbasis gender (KBG) di lingkungan kerja media serta dalam produk jurnalistik.
Dalam roadshow yang berlangsung mulai 3 hingga 6 Desember 2024 ini, AJI Jember mengunjungi empat perusahaan media di wilayah Jember, mulai dari media cetak, daring, hingga radio dan televisi.
Roadshow ini membawa misi penting, yaitu menciptakan ruang kerja aman bagi jurnalis, meningkatkan sensitivitas gender dalam pemberitaan, dan menyoroti pentingnya perspektif adil dalam peliputan isu perempuan.
Kekerasan di Ruang Media
Data terbaru dari riset AJI Indonesia dan PR2Media mengungkapkan 82,6 persen dari 852 jurnalis perempuan pernah mengalami kekerasan seksual selama karier mereka.
Kondisi ini, menurut AJI Jember, adalah gambaran bahwa ruang kerja pers di Indonesia belum menjadi tempat yang aman, terutama bagi jurnalis perempuan.
“Jurnalis perempuan menghadapi risiko kekerasan, baik di kantor maupun saat meliput di lapangan. Ini tidak hanya berdampak pada korban, tetapi juga kualitas demokrasi dan kebebasan pers,” ujar Mega Silvia, Divisi Gender, Anak dan Kelompok Rentan AJI Jember dalam diskusi bersama media lokal.
Mengubah Narasi, Mengangkat Isu Perempuan
Selain menciptakan ruang kerja yang aman, AJI Jember menyerukan agar media lebih aktif mengangkat isu perempuan, seperti stunting, perkawinan anak, dan angka kematian ibu. Masalah ini, meski krusial, sering kali kalah dari isu populer lainnya.
“Media harus menjadi agen perubahan, bukan sekadar pemberi informasi,” tegas AJI Jember.
Baca Juga: AJI Jember Serukan Jurnalis Patuhi Kode Etik dalam Pemberitaan Kekerasan Seksual
Artikel Terkait
Gatra Media Group Berhenti Operasi, AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Perusahaan Penuhi Hak Karyawan
AJI Indonesia Kecam Dugaan Union Busting yang Dilakukan CNN Indonesia, Desak Pembatalan PHK Sepihak Deklarator Serikat Pekerja
KAWAL! AJI Jakarta dan LBH Pers Desak Polisi Usut Tuntas Teror Perusakan Mobil Terhadap Jurnalis Tempo Pengisi Podcast Bocor Alus Politik
46 Hari Menjabat Sebagai Utusan Khusus Presiden, Gus Miftah Akhirnya Mengundurkan Diri, Ini Tanggapan Istana
Bahas Tentang Gus Miftah dan Tukang Es Teh Keliling, Terungkap Alasan Sepele Deddy Corbuzier Putuskan Masuk Islam, Ditantang Romo?
Irit Bicara, Jokowi Tanggapi Pemecatannya dari PDI Perjuangan, Presiden ke-7: Berarti Partainya Perorangan