Candra Kusuma merupakan kader Partai Demokrat yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Bogor usai terpilih di Pemilu 2024.
Pria berusia 52 tahun itu berasal dari Mataram yang merupakan lulusan dari STM Gubeng Kotamadya Surabaya pada tahun 1992.
Diketahui, Candra Kusuma pernah menduduki posisi penting di berbagai perusahaan ternama sejak tahun 2010. Diduga jabatan tersebut diperoleh setelah menikah dengan HH.
Candra memulai awal karirnya sebagai Supervisor di Toyo Engineering pada tahun 1999-200 dan menjadi Project Manager di PT Gerindo Raya Sakti pada tahun 2002 sampai tahun 2009.
Tercatat, Candra Kusuma pernah menjadi engineer di PT BBG pada tahun 2010 setelah satu tahun bekerja sebagai Electrical Engineering di PT CKG.
Karir Candra Kusuma melejit pada tahun 2014 dengan menduduki jabatan sebagai Direktur di PT Klapanunggal Permata Energi sampai sekarang.
Tak sampai di situ, Candra juga pernah menjadi Dewan Pertimbangan KNPI Kecamatan Klapanunggal tahun 2021-2023 dan Wasekjen FKPPI Rayon Klapanunggal pada tahun 2012-2023.
Candra Kusuma kini ramai jadi perbincangan warganet usai skandal perselingkuhannya terungkap di media sosial.
Partai Demokrat pun ikun merespon dan mengaku akan melakukan tindakan lebih lanjut mengenai kadernya yang dianggap telah melanggar kode etik sebagai wakil rakyat.
"Kami akan segera menindaklanjuti laporan dari warganet. Terima kasih informasinya," jawab akun X @FDemokrat yang ditulis pada hari Selasa, 5 November 2024.
Pemilik akun @nitaainir pun mendapat dukungan dari warganet dan berharap Candra Kusuma bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya dan keluarga yang ditinggalkan bisa mendapat keadilan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
SAH! DPRD Jember Resmi Umumkan 4 Pimpinan Definitif Periode 2024-2029
Batas Waktu Pembahasan APBD Perubahan 2024 Habis, DPRD Jember Masih Tunggu Hasil Konsultasi dengan Kemendagri
Diduga Mobil Plat Merah Bawa Banner Kampanye, Ketua Fraksi NasDem DPRD Jember David: Jangan Main-Main ASN!
Polemik Utang Program JPK Sekitar 72 Miliar, Komisi D DPRD Jember Segera Panggil Dinkes dan 3 RSD
Polemik Bansos Jember Dihentikan Sementara, Wakil Ketua DPRD Dedy: Janganlah Semua Dipelintir