SketsaNusantara.id - Salah satu daycare di Pekanbaru tega melakukan kekerasan kepada anak-anak yang dititipkan di daycare tersebut.
Oknum pengasuh daycare di Pekanbaru itu tak segan mengikat kaki, melakban mulut, hingga tak memberi makan anak-anak yang dititipkan di daycare tersebut.
Aksi kekerasan yang dilakukan oknum pelaku di daycare Pekanbaru itu membuat salah seorang orang tua yang pernah menitipkan buah hatinya trauma.
Dilansir SketsaNusantara.id melalui unggahan di akun Instagram @phy_losophy, orang tua yang pernah menitipkan anaknya ini membagikan bukti kekerasan yang dilakukan oknum pengasuh daycare Pekanbaru itu.
Ia sempat merasa gagal menjadi orang tua setelah tau bahwa anaknya menjadi korban.
"Saya drop, bahkan depresi. Merasa gagal jadi seorang ibu," ucapnya.
Namun ia harus tetap kuat dan bertahan demi sang anak.
"Yang jadi pegangan kami sekeluarga saat ini, kondisi anak kami baik-baik saja. Alhamdulillah, sudah ceria lagi," katanya.
Ia juga telah melaporkan kasus ini ke pihak berwajib sejak Mei 2024 dan melaporkan ke lembaga perlindungan anak.
Namun hingga saat ini, daycare tersebut masih aktif, hingga akhirnya ia berani memviralkan kabar serta bukti-bukti yang telah didapatkannya.
"2 bulan yang lalu, beberapa kali kami ajak lewat depan daycare selalu menangis," jelasnya.
Artikel Terkait
Daycare Meita Irianty di Depok Tidak Berizin, Lantas Bagaimana Cara Mengurus Izin Pendirian Taman Penitipan Anak?
5 Fakta Penangkapan Meita Irianty, Pemilik Daycare di Depok yang Aniaya Anak, Terancam Hukuman Penjara Berapa Tahun?
Sedang Hamil, Pemilik Daycare di Depok Jadi Tersangka Penganiayaan Anak, Polisi Jerat Pakai Pasal Ini
Daftar Korban Meita Irianty, Pemilik Daycare di Depok, Tersangka Kasus Kekerasan pada Anak, Bayi 9 Bulan Dibanting?
Buntut Kasus Meita Irianty, Profil dan 5 Fakta Wensen School Indonesia, Daycare Didoakan Tutup Permanen?
Dugaan Ijazah Palsu Meita Iriantiy, Pemilik Daycare di Depok, Belum Lulus tapi Pakai Gelar Sarjana, Bisa Dipidana?