"Kita membangun ibu kota bukan membangun istana presiden saja, kalau kantor pemerintahanan nya hanya kantor presiden saja ya silahkan," lanjutnya.
Menjawab pernyataan PDIP terkait proyek IKN yang dinilai sebagai proyek sim salabim yang terburu-buru, Grace Natalie selaku juru bicara kepresidenan menjawab hal itu.
Grace Natalie menjawab bahwa saat ini proses pembangunan IKN masih on schedule, artinya pada dasarnya tak ada yang tergesa-gesa dalam pembangunan IKN.
Pembangunan IKN disebut sebagai satu rangkaian panjang yang diperkirakan akan selesai pada tahun 2025.
Grace menjelaskan bahwa nanti pemindahan akan bertahap, di mana pada tahun 2024 itu merupakan pemindahan tahap awal yang berupa air minum, kelistrikan, sarana utama seperti istana kepresidenan serta sejumlah kantor kementerian.
Tahap awal dipastikan sudah siap pada bulan Juli, dan mengenai kepindahan kantor kepresidenan yang direncanakan bulan ini masih menunggu keputusan dari Presiden Jokowi sendiri.
Untuk itu Grace Natalie menyatakan dengan tegas bahwa saat ini pembangunan IKN tetap on the track dan saat ini masih terus dikerjakan tim pembangunan IKN.***
Artikel Terkait
Jokowi Resmikan Pabrik Baterai dan Kendaraan Listrik Terbesar se-Asia Tenggara di Karawang, Jawa Barat
Jokowi Resmikan UU Kesejahteraan Ibu dan Anak, Ini 6 Poin Penting Hak Cuti Melahirkan hingga 6 Bulan
Lain dari yang Lain, Rumah Pensiun Jokowi Dinilai Paling Luas dari Presiden Sebelumnya, Kok Gak di IKN?
Jokowi Paling Istimewa? Inilah 5 Kado Rumah Pensiun Presiden dari Negara untuk Para Pemimpin Bangsa
Bak Ketiban Durian Runtuh! Inilah 2 Sosok Tuan Tanah Rumah Pensiun Jokowi, Bukan Orang Sembarangan, Dapat Rp 120 M?
Dinilai Ugal-Ugalan, Jokowi Siapkan Rumah Pensiun di Colomadu Seluas 1,2 Hektar, Gusdur Cuma 2.000 Meter Persegi