SketsaNusantara.id – Video yang memperlihatkan sejumlah pengunjung berada di sebuah tempat hiburan malam di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menjadi perbincangan luas di media sosial. Rekaman yang beredar tersebut memicu berbagai tanggapan dari masyarakat dan tokoh publik, termasuk Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis.
Dalam pernyataannya, KH Cholil Nafis mengaku prihatin terhadap tayangan yang viral tersebut. Menurutnya, fenomena yang menjadi sorotan publik itu perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah maupun para pembuat kebijakan agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di tengah masyarakat.
Video yang ramai dibagikan di berbagai platform media sosial itu disebut direkam di sebuah tempat hiburan malam bernama Theater Night Mart di Karawang. Rekaman tersebut memperlihatkan sejumlah orang yang sedang berada di area hiburan dan kemudian menjadi bahan diskusi di ruang publik digital.
Menanggapi viralnya video tersebut, KH Cholil Nafis menilai perlunya kehadiran regulasi yang jelas serta langkah-langkah yang dianggap mampu menjaga norma dan ketertiban di ruang publik.
"LGBT ini sdh meresahkan, krn sdh tak malu-malu lagi bahkan melakukan pesta dan bercumbu di depan umum layaknya pasangan haram. Ini perlu aturan n tindakan tegas," ujar KH Cholil Nafis.
Pernyataan tersebut disampaikan melalui akun media sosial pribadinya dan kemudian banyak dikutip oleh berbagai pengguna internet. Pandangan itu juga memunculkan beragam respons dari masyarakat, baik yang mendukung maupun yang memberikan sudut pandang berbeda.
Baca Juga: PPATK Datangi MUI Bahas Isu Pemblokiran Rekening KH Cholil Nafis, Ternyata Ini Faktanya
Selain menyoroti perlunya regulasi, KH Cholil Nafis juga menekankan pentingnya langkah pembinaan terhadap individu yang dianggap mengalami penyimpangan perilaku menurut pandangannya.
"Astaghfirullah. Ini sakit, kader bangsa yang sesat orientasi seksualnya harus diobati dan diberi sanksi," katanya.
Lebih lanjut, dosen yang mengajar di sejumlah perguruan tinggi tersebut mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai fenomena sosial yang menurutnya berpotensi memengaruhi nilai-nilai yang dianut masyarakat Indonesia.
"Kita semua harus menolak dan mewaspadai LGBT jangan sampai dinormalisasi," lanjutnya.
Tak hanya kepada masyarakat, KH Cholil Nafis juga menyampaikan harapannya kepada para anggota legislatif agar segera memberikan perhatian terhadap isu tersebut melalui pembentukan regulasi yang lebih jelas.
Artikel Terkait
7 Poin Klarifikasi Felix Siauw: LGBT dan Iran Lebih Berani Bela Gaza, Sementara yang Sunni Sibuk Ribut di Medsos?
Awbimax Kritik Pemerintahan Indonesia dalam Menanggapi Banjir di Sumatra, Bandingkan dengan Thailand: Ini Negara LGBT, lho!
Viral Video Pesta Asusila Sesama Jenis Hebohkan Masyarakat Cirebon, Dua Pria Diduga LGBT Akhirnya Diciduk Polisi
DPR dan MUI Dorong Penguatan Aturan Terkait LGBT, Fokus pada Kampanye Digital dan Perlindungan Generasi Muda
Pernyataan Tegas MUI soal Pelaku LGBT dan Pesta Gay, Rehabilitasi Dinilai Tak Cukup untuk Menangani Pelanggaran