Sabtu, 18 Juli 2026

Dinilai Tak Berpihak pada Palestina, MUI Minta Indonesia Mundur dari Board of Peace, Cholil Nafis: Perdamaian itu Paralel dengan Keadilan

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 30 Januari 2026 | 20:30 WIB
Keputusan Prabowo melibatkan Indonesia dalam Board of Peace menuai banyak kritik termasuk dari MUI (Instagram/luarbioskop)
Keputusan Prabowo melibatkan Indonesia dalam Board of Peace menuai banyak kritik termasuk dari MUI (Instagram/luarbioskop)

SketsaNusantara.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) angkat bicara mengenai keputusan pemerintah Indonesia yang tergabung dalam Board of Peace, sebuah Dewan Perdamaian yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Board of Peace merupakan sebuah organisasi perdamaian yang bertujuan untuk mendorong stabilitas serta mengamankan perdamaian abadi di daerah-daerah yang terkena dampak atau terancam karena konflik.

Pembentukan Board of Peace ini menuai polemik. Keanggotaan lembaga ini juga ditentukan sendiri oleh Trump dengan dikenakan biaya $1 miliar untuk mendapatkan posisi tetap.

Para ahli khawatir Board of Peace ini akan menggantikan peran Dewan Keamanan PBB di mana hanya Amerika dan negara-negara pendukungnya seperti Inggris yang memiliki hak veto serta penentu pembuat keputusan.

Baca Juga: Indonesia Resmi Gabung ‘Board of Peace’ Bentukan Trump, Kemlu Ungkap Misi Masuk Ring Utama Pengambil Keputusan Perdamaian Dunia

Banyak kritikus yang menilai Dewa Perdamaian ini mengambil keputusan yang didonimasi oleh Trump dan tidak berfokus pada warga Gaza di Palestina.

Menariknya, Indonesia sebagai negara yang selama ini memperjuangkan kemerdekaan Palestina, justru tergabung dalam Board of Peace.

Keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian menuai kritik dari berbagai pihak. MUI bahkan meminta Presiden untuk mundur dari Board of Peace.

Menurut MUI, keterlibatan Indonesia dalam forum tersebut tidak mencerminkan keberpihakan pada Palestina.

Baca Juga: Bertujuan Memperjuangkan Two State Solution bagi Palestina, Menlu Sugiono Jawab Perdebatan Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace Bentukan Trump

Terlebih, Israel juga tergabung dalam Board of Peace yang ikut dalam pengambilan keputusan sementara Palestina justru tidak dilibatkan sebagai anggota.

"Indonesia bergabung dengan Board of Peace, itu jelas tidak berpihak kepada Palestina," tulis Wakil Ketua Umum MUI, Cholil Nafis dikutip SketsaNusantara.id dari pernyataan tertulis yang diunggah di akun X @cholilnafis pada hari Jumat, 30 Januari 2026.

"Karena penggagasnya (Board of Peace) ini adalah Donald Trump dan anggotaannya ada Netanyahu yang jelas menjajah dan tidak ada negara Palestina," imbuhnya.

"Anehnya lagi, Indonesia masih ditarik bayaran keanggotaan. Baiknya Pak Prabowo menarik diri aja," tandasnya.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: X @cholilnafis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X