SketsaNusantara.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) angkat bicara mengenai keputusan pemerintah Indonesia yang tergabung dalam Board of Peace, sebuah Dewan Perdamaian yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Board of Peace merupakan sebuah organisasi perdamaian yang bertujuan untuk mendorong stabilitas serta mengamankan perdamaian abadi di daerah-daerah yang terkena dampak atau terancam karena konflik.
Pembentukan Board of Peace ini menuai polemik. Keanggotaan lembaga ini juga ditentukan sendiri oleh Trump dengan dikenakan biaya $1 miliar untuk mendapatkan posisi tetap.
Para ahli khawatir Board of Peace ini akan menggantikan peran Dewan Keamanan PBB di mana hanya Amerika dan negara-negara pendukungnya seperti Inggris yang memiliki hak veto serta penentu pembuat keputusan.
Banyak kritikus yang menilai Dewa Perdamaian ini mengambil keputusan yang didonimasi oleh Trump dan tidak berfokus pada warga Gaza di Palestina.
Menariknya, Indonesia sebagai negara yang selama ini memperjuangkan kemerdekaan Palestina, justru tergabung dalam Board of Peace.
Keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian menuai kritik dari berbagai pihak. MUI bahkan meminta Presiden untuk mundur dari Board of Peace.
Menurut MUI, keterlibatan Indonesia dalam forum tersebut tidak mencerminkan keberpihakan pada Palestina.
Terlebih, Israel juga tergabung dalam Board of Peace yang ikut dalam pengambilan keputusan sementara Palestina justru tidak dilibatkan sebagai anggota.
"Indonesia bergabung dengan Board of Peace, itu jelas tidak berpihak kepada Palestina," tulis Wakil Ketua Umum MUI, Cholil Nafis dikutip SketsaNusantara.id dari pernyataan tertulis yang diunggah di akun X @cholilnafis pada hari Jumat, 30 Januari 2026.
"Karena penggagasnya (Board of Peace) ini adalah Donald Trump dan anggotaannya ada Netanyahu yang jelas menjajah dan tidak ada negara Palestina," imbuhnya.
"Anehnya lagi, Indonesia masih ditarik bayaran keanggotaan. Baiknya Pak Prabowo menarik diri aja," tandasnya.
Artikel Terkait
Bahas Perdamaian Dunia hingga Solusi Konflik Palestina-Israel, Pidato Prabowo di Sidang Umum PBB Tuai Apresiasi
Ucapan Prabowo Disinggung Netanyahu di PBB, Delegasi Tinggalkan Aula, Protes Gaza Menggema di New York
Indonesia Menjadi Kandidat Presiden Dewan HAM PBB 2026 Mendapat Dukungan Penuh China, Ini Alasannya...
Hukum Dunia Aneh? Purbaya Soroti Lemahnya PBB di Tengah Konflik AS-Venezuela, Publik Nilai Tanggapan Menkeu soal Geopolitik Lebih Baik dari Sosok Ini
Geopolitik Global Memanas, SBY Desak PBB Segera Bertindak, Serukan Dunia Bersatu Cegah Terjadinya Perang Dunia III