SketsaNusantara.id - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) resmi mengonfirmasi masuk Dewan Perdamaian atau Board of Peace.
Forum ini merupakan gagasan langsung dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Indonesia diundang langsung untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian tersebut.
Seperti dikutip dari akun X @kemlu_ri, bahwa Indonesia kini resmi bergabung dengan Board of Peace bersama 7 negara dengan mayoritas penduduk Muslim lainnya.
Negara-negara tersebut adalah Arab Saudi, Turki, Mesir, Qatar, Yordania, Pakistan, dan Uni Emirat Arab.
Setiap negara akan menandatangani dokumen keanggotaan sesuai dengan ketentuan hukum masing-masing dan prosedur lainnya yang diperlukan.
Kemlu juga menginformasi bahwa tujuan dari Dewan Perdamaian tersebut adalah mengonsolidasikan gencatan senjata permanen serta mendukung rekonstruksi Gaza.
Baca Juga: Terungkap, Siapa ‘Eric’ yang Diminta Prabowo Temui Donald Trump saat Mic Bocor di KTT Gaza
Forum ini juga bertujuan mendorong perdamaian yang adil dan berkelanjutan yang berlandaskan pada rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan membentuk negara sesuai dengan hukum internasional.
Pemerintah Indonesia menekankan bahwa partisipasi ini bukan sekadar mengikuti agenda Washington, melainkan demi tujuan kemanusiaan dan kedaulatan yang spesifik.
Dengan tergabungnya Indonesia pada dewan ini maka negara akan terlibat langsung dalam mobilisasi sumber daya internasional untuk membangun kembali infrastruktur sipil, sekolah, dan rumah sakit yang hancur.
Indonesia juga akan ikut menjamin keamanan bagi semua pihak di Timur Tengah melalui mekanisme pengawasan yang lebih efektif dan aktif dibandingkan birokrasi tradisional PBB.
Dengan masuknya Indonesia ke dalam ring utama pengambilan keputusan perdamaian ini, Indonesia tidak lagi hanya menjadi penonton atau pemberi bantuan kemanusiaan dari kejauhan, tetapi menjadi pemain kunci yang bisa mewarnai kebijakan transisi di Gaza secara langsung dari dalam sistem.
Namun meski membawa misi perdamaian, keputusan ini memicu diskusi hangat di dalam negeri.
Artikel Terkait
Breaking News! Trump Klaim AS Bom 3 Situs Nuklir Iran Termasuk Fordow, Benarkah Perang Melawan Zionis Israel Berakhir?
Ditolong Bestie, Netanyahu Puji Donald Trump Usai Serang Pangkalan Nuklir Iran, PM Israel: Amerika Tak Terkalahkan
5 Fakta di Balik Eskalasi Konflik di Timur Tengah: AS Bela Israel Serang Situs Nuklir Iran, Ultimatum Donald Trump Picu Kekhawatiran Perang Dunia III
Gencatan Senjata Iran-Israel Diumumkan Trump, Tapi Tak Ada Konfirmasi Resmi dari Kedua Pihak
Calon Walikota Muslim New York, Zohran Mamdani, Kecam Ancaman Penangkapan Trump: 'Ini Serangan terhadap Demokrasi'