Sabtu, 18 Juli 2026

Indonesia Resmi Gabung ‘Board of Peace’ Bentukan Trump, Kemlu Ungkap Misi Masuk Ring Utama Pengambil Keputusan Perdamaian Dunia

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Kamis, 22 Januari 2026 | 21:00 WIB
Prabowo gabung Board of Peace buatan Trump  (Instagram @prabowo)
Prabowo gabung Board of Peace buatan Trump (Instagram @prabowo)

SketsaNusantara.id - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) resmi mengonfirmasi masuk Dewan Perdamaian atau Board of Peace.

Forum ini merupakan gagasan langsung dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Indonesia diundang langsung untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian tersebut.

Seperti dikutip dari akun X @kemlu_ri, bahwa Indonesia kini resmi bergabung dengan Board of Peace bersama 7 negara dengan mayoritas penduduk Muslim lainnya.

Baca Juga: Viral Sumur Bor di Bangkalan Jatim Mendadak Keluarkan Cairan Mirip Minyak Tanah, Netizen: Jangan Sampai Ketahuan Donald Trump!

Negara-negara tersebut adalah Arab Saudi, Turki, Mesir, Qatar, Yordania, Pakistan, dan Uni Emirat Arab.

Setiap negara akan menandatangani dokumen keanggotaan sesuai dengan ketentuan hukum masing-masing dan prosedur lainnya yang diperlukan.

Kemlu juga menginformasi bahwa tujuan dari Dewan Perdamaian tersebut adalah mengonsolidasikan gencatan senjata permanen serta  mendukung rekonstruksi Gaza.

Baca Juga: Terungkap, Siapa ‘Eric’ yang Diminta Prabowo Temui Donald Trump saat Mic Bocor di KTT Gaza

Forum ini juga bertujuan mendorong perdamaian yang adil dan berkelanjutan yang berlandaskan pada rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan membentuk negara sesuai dengan hukum internasional.

Pemerintah Indonesia menekankan bahwa partisipasi ini bukan sekadar mengikuti agenda Washington, melainkan demi tujuan kemanusiaan dan kedaulatan yang spesifik.

Dengan tergabungnya Indonesia pada dewan ini maka negara akan terlibat langsung dalam mobilisasi sumber daya internasional untuk membangun kembali infrastruktur sipil, sekolah, dan rumah sakit yang hancur.

Indonesia juga akan ikut menjamin keamanan bagi semua pihak di Timur Tengah melalui mekanisme pengawasan yang lebih efektif dan aktif dibandingkan birokrasi tradisional PBB.

Dengan masuknya Indonesia ke dalam ring utama pengambilan keputusan perdamaian ini, Indonesia tidak lagi hanya menjadi penonton atau pemberi bantuan kemanusiaan dari kejauhan, tetapi menjadi pemain kunci yang bisa mewarnai kebijakan transisi di Gaza secara langsung dari dalam sistem.

Namun meski membawa misi perdamaian, keputusan ini memicu diskusi hangat di dalam negeri.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: X @Kemlu_RI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X