SketsaNusantara.id - Zohran Mamdani, calon walikota muslim dan anggota Majelis Negara Bagian New York, mengecam keras pernyataan mantan Presiden AS Donald Trump yang mengancam akan menangkap dan mendeportasinya.
Mamdani menegaskan tindakan tersebut sebagai intimidasi yang menolak prinsip demokrasi dan hak berekspresi.
Zohran Mamdani, merupakan calon walikota New York muslim pertama dari Partai Demokrat dan pendukung sistem “democratic socialist”.
Baca Juga: Gencatan Senjata Iran-Israel Diumumkan Trump, Tapi Tak Ada Konfirmasi Resmi dari Kedua Pihak
Sedangkan Donald Trump merupakan mantan Presiden AS dan tokoh Partai Republik yang mengeluarkan ancaman secara publik seperti dikutip dari halaman fox5ny.com.
Trump mengancam akan menangkap Mamdani dalam acara konferensi pers di fasilitas penahanan imigran di Florida.
Dikutip dari situs time.com, ancaman Trump tersebut berupa pernyataan “Kalau begitu, kita harus menangkapnya” jika Mamdani melarang operasi ICE di New York.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Trump pada 1 Juli 2025, saat kunjungan ke fasilitas penahanan imigran, di tengah kampanye Mamdani sebagai calon walikota.
Berdasarkan pantauan SketsaNusantara.id melalui halaman indiatoday.in, lokasi ancaman disampaikan di Florida, sementara tolakan dan kritik datang dari New York melalui saluran resmi media Mamdani.
Trump mengeluarkan ancaman tersebut karena Mamdani menolak mendukung operasi ICE yang melakukan razia imigran di New York.
Masih melansir dari halaman time.com, Trump menuding Mamdani sedang berada di negara secara “ilegal” dan kerap menyebutnya “komunis”.
Mamdani membalas ancaman Trump tersebut melalui pernyataan resmi di X @ZohranKMamdani:
“Pernyataan saya atas ancaman Donald Trump untuk mendeportasi saya dan pujiannya terhadap Eric Adams, yang telah ia ‘bantu’ lolos dari pertanggungjawaban hukum.”
Artikel Terkait
Sri Mulyani Bongkar Alasan Trump Terapkan Tarif Balasan: AS Merasa Dizalimi oleh Sistem Global yang Diciptakannya Sendiri
Di Tengah Ancaman Tarif Trump, RI-Jepang Kunci Proyek Rp8 Triliun: PM Kishida Antar Surat Penting untuk Prabowo
Harvard Dilarang Terima Mahasiswa Asing: Kebijakan Trump Bikin Ribuan Pelajar Internasional Terancam Kehilangan Visa
Inovasi Sistem QRIS Mengguncang Dunia Ekonomi Global, Mulai dari Protes Trump sampai Koalisi Negara-Negara Kawasan Asia
Trump Bikin Panik, Simak 5 Pernyataan LPDP tentang Kejelasan Kelangsungan Studi Mahasiswa Indonesia di Amerika