Kamis, 4 Juni 2026

Calon Walikota Muslim New York, Zohran Mamdani, Kecam Ancaman Penangkapan Trump: 'Ini Serangan terhadap Demokrasi'

Photo Author
Nurul Olivia Ulfa, Sketsa Nusantara
- Rabu, 2 Juli 2025 | 20:35 WIB
Calon walikota muslim New York Zohran Mamdani mendapatkan ancaman serius dari mantan Presiden AS Donald Trump. (Instagram/potus/zohrankmamdani)
Calon walikota muslim New York Zohran Mamdani mendapatkan ancaman serius dari mantan Presiden AS Donald Trump. (Instagram/potus/zohrankmamdani)

SketsaNusantara.id - Zohran Mamdani, calon walikota muslim dan anggota Majelis Negara Bagian New York, mengecam keras pernyataan mantan Presiden AS Donald Trump yang mengancam akan menangkap dan mendeportasinya.

Mamdani menegaskan tindakan tersebut sebagai intimidasi yang menolak prinsip demokrasi dan hak berekspresi.

Zohran Mamdani, merupakan calon walikota New York muslim pertama dari Partai Demokrat dan pendukung sistem “democratic socialist”.

Baca Juga: Gencatan Senjata Iran-Israel Diumumkan Trump, Tapi Tak Ada Konfirmasi Resmi dari Kedua Pihak

Sedangkan Donald Trump merupakan mantan Presiden AS dan tokoh Partai Republik yang mengeluarkan ancaman secara publik seperti dikutip dari halaman fox5ny.com.

Trump mengancam akan menangkap Mamdani dalam acara konferensi pers di fasilitas penahanan imigran di Florida.

Dikutip dari situs time.com, ancaman Trump tersebut berupa pernyataan “Kalau begitu, kita harus menangkapnya” jika Mamdani melarang operasi ICE di New York.

Baca Juga: 5 Fakta di Balik Eskalasi Konflik di Timur Tengah: AS Bela Israel Serang Situs Nuklir Iran, Ultimatum Donald Trump Picu Kekhawatiran Perang Dunia III

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Trump pada 1 Juli 2025, saat kunjungan ke fasilitas penahanan imigran, di tengah kampanye Mamdani sebagai calon walikota.

Berdasarkan pantauan SketsaNusantara.id melalui halaman indiatoday.in, lokasi ancaman disampaikan di Florida, sementara tolakan dan kritik datang dari New York melalui saluran resmi media Mamdani.

Trump mengeluarkan ancaman tersebut karena Mamdani menolak mendukung operasi ICE yang melakukan razia imigran di New York.

Masih melansir dari halaman time.com, Trump menuding Mamdani sedang berada di negara secara “ilegal” dan kerap menyebutnya “komunis”.

Mamdani membalas ancaman Trump tersebut melalui pernyataan resmi di X @ZohranKMamdani:

“Pernyataan saya atas ancaman Donald Trump untuk mendeportasi saya dan pujiannya terhadap Eric Adams, yang telah ia ‘bantu’ lolos dari pertanggungjawaban hukum.”

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X