SketsaNusantara.id - Influencer Bima Yudho atau yang lebih dikenal dengan nama Awbimax baru-baru ini melayangkan kritik ke pemerintah Indonesia.
Kritik tersebut diberikan atas lambannya respon pemerintahan Indonesia dalam membantu korban banjir di Sumatra.
Berdasarkan penelusuran tim SketsaNusantara.id, kritiknya ini diunggah di story akun Instagram @awbimax pada 4 Desember 2025.
Bahkan, Bima membandingkan kinerja pemerintah Indonesia dengan negara Thailand dalam merespon bencana banjir.
Tidak hanya memberikan bantuan, Thailand bahkan memberikan keringanan pinjaman terhadap korban terdampak banjir.
“Pemerintah Thailand berikan bantuan Rp1 miliar, pinjaman tanpa bunga, dan penangguhan utang buat korban banjir,” kata Bima dikutip oleh tim redaksi.
Baca Juga: Wapres Gibran Tinjau Langsung Banjir Sumatra, Janjikan Percepatan Rehabilitasi dan Bantuan Logistik
Menurut Bima, negara Thailand yang banyak kaum LGBT-nya saja bisa menanggulangi bencana banjir dengan baik dibandingkan dengan Indonesia.
Bima juga menyebut Indonesia sebagai negara yang hanya mengharamkan babi dan LGBT saja.
“Ini negara LGBT, lho. By the way, negara yang haram cuma babi dan LGBT mana?” lanjutnya.
Bukan pemerintahnya, justru rakyat Indonesia sendirilah yang membantu mengumpulkan dana melalui penggalangan atau donasi.
“Yang ada tuh rakyatnya malah ngumpulin dana bantuan lewat penggalangan dana,” geramnya.
Artikel Terkait
PT Toba Pulp Lestari Milik Siapa? Inilah Profil Perusahaan yang Diduga Biang Keladi Banjir Sumatra, Lengkap Statusnya saat Ini
PT Toba Pulp Lestari Bergerak di Bidang Apa? Inilah Profil Perusahaan yang Dituduh sebagai Penyebab Banjir di Sumatra Utara
Rata dengan Tanah! Willie Salim Tunjukkan Dahsyatnya Kerusakan Perumahan Akibat Banjir Bandang
Apa Itu PT TPL? Inilah Profil Perusahaan yang Dituding Sebabkan Banjir Sumatra Utara: Pemilik, Tahun Berdiri, Lokasi, Sejarah Kepemilikan
BRI Gerak Cepat Bantu Warga Sumut–Sumbar Usai Banjir Bandang: Ribuan Paket Disalurkan hingga Perahu Karet untuk Evakuasi