Minggu, 19 Juli 2026

Awbimax Kritik Pemerintahan Indonesia dalam Menanggapi Banjir di Sumatra, Bandingkan dengan Thailand: Ini Negara LGBT, lho!

Photo Author
Nurul Olivia Ulfa, Sketsa Nusantara
- Jumat, 5 Desember 2025 | 05:30 WIB
Awbimax bandingkan pemerintahan Indonesia dan Thailand yang lebih tanggap dalam menanggapi banjir. (Instagram/awbimax)
Awbimax bandingkan pemerintahan Indonesia dan Thailand yang lebih tanggap dalam menanggapi banjir. (Instagram/awbimax)

 

SketsaNusantara.id - Influencer Bima Yudho atau yang lebih dikenal dengan nama Awbimax baru-baru ini melayangkan kritik ke pemerintah Indonesia.

Kritik tersebut diberikan atas lambannya respon pemerintahan Indonesia dalam membantu korban banjir di Sumatra.

Berdasarkan penelusuran tim SketsaNusantara.id, kritiknya ini diunggah di story akun Instagram @awbimax pada 4 Desember 2025.

Baca Juga: Perjuangan Kemanusiaan Ditunjukkan oleh Praz Teguh, Kumpulkan Donasi Rp1 Miliar dan Terjun Langsung ke Lokasi Banjir Bandang Sumatra

Bahkan, Bima membandingkan kinerja pemerintah Indonesia dengan negara Thailand dalam merespon bencana banjir.

Tidak hanya memberikan bantuan, Thailand bahkan memberikan keringanan pinjaman terhadap korban terdampak banjir.

“Pemerintah Thailand berikan bantuan Rp1 miliar, pinjaman tanpa bunga, dan penangguhan utang buat korban banjir,” kata Bima dikutip oleh tim redaksi.

Baca Juga: Wapres Gibran Tinjau Langsung Banjir Sumatra, Janjikan Percepatan Rehabilitasi dan Bantuan Logistik

Menurut Bima, negara Thailand yang banyak kaum LGBT-nya saja bisa menanggulangi bencana banjir dengan baik dibandingkan dengan Indonesia.

Bima juga menyebut Indonesia sebagai negara yang hanya mengharamkan babi dan LGBT saja.

“Ini negara LGBT, lho. By the way, negara yang haram cuma babi dan LGBT mana?” lanjutnya.

Bukan pemerintahnya, justru rakyat Indonesia sendirilah yang membantu mengumpulkan dana melalui penggalangan atau donasi.

“Yang ada tuh rakyatnya malah ngumpulin dana bantuan lewat penggalangan dana,” geramnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X