Selasa, 16 Juni 2026

Surabaya Menggugat! 6 Tuntutan Aksi Demo Masyarakat Sipil di Grahadi: Desak Pemerintah Hentikan Program MBG, Turunkan harga BBM hingga Cabut UU Polri

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Senin, 15 Juni 2026 | 15:30 WIB
Potret ratusan masyarakat sipil dari berbagai elemen mendatangi Gedung Grahadi, suarakan keresahan rakyat dalam aksi demo Surabaya Menggugat (Instagram/ini_suroboyo)
Potret ratusan masyarakat sipil dari berbagai elemen mendatangi Gedung Grahadi, suarakan keresahan rakyat dalam aksi demo Surabaya Menggugat (Instagram/ini_suroboyo)

SketsaNusantara.id - Suara rakyat kembali bergema, masyarakat sipil turun ke jalan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Grahadi Surabaya pada hari Senin, 15 Juni 2026.

Seruan aksi Surabaya Menggugat pun ramai berseliweran di media sosial. Ribuan massa dari berbagai elemen mulai dari buruh, aktivis hingga organisasi kemasyarakatan kembali memadati jantung Kota Pahlawan dalam aksi bertajuk "Rakyat Surabaya Menggugat" dengan menyampaikan sejumlah tuntutan.

Mereka menyoroti program MBG (Makan Bergizi Gratis) dan Koperasi Desa Merah Putih yang dinilai membebani anggaran negara hingga mendesak pencabutan UU Polri dan UU TNI yang berpotensi merusak iklim demokrasi di Indonesia.

Baca Juga: 5 Tuntutan Demo Mahasiswa UI di Bundaran HI, Desak Pemerintah Hentikan Program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih

"Surabaya, kita turun ke jalan hari ini! Seruan aksi rakyat Surabaya Menggugat. Tolak UU Polri RI 2026, UU TNI 2025, MBG Kopdes Merah Putih, Militerisme, tuntut perbaikan ekonomi akibat nilai rupiah dan kenaikan harga BBM," tulis akun Instagram @arek.gerak.

Koordinator Aksi Kamisan Surabaya bersama aliansi rakyat sipil lainnya menilai bahwa kondisi demokrasi, penegakan hukum, dan stabilitas ekonomi nasional saat ini sedang berada di ambang batas yang mengkhawatirkan.

Terlebih, melihat kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah pusat dinilai kian menjauh dari kepentingan rakyat kecil.
Dalam orasinya, perwakilan massa menegaskan bahwa turunnya mereka ke jalan hari ini membawa mandat murni untuk menyuarakan keresahan publik yang diabaikan di ruang-ruang parlemen.

Berikut 6 poin tuntutan utama yang didesak oleh massa aksi kepada pemerintah dalam aksi Surabaya Menggugat, sebagaimana dihimpun SketsaNusantara.id dari akun Instagram @ini_surabaya dan berbagai sumber.

Baca Juga: Ni Luh Djelantik Tegas Minta MBG Dihentikan Usai Kasus Korupsi BGN Terungkap, Desak Pemerintah Perhatikan Kesejahteraan Guru dan Hukum Mati Koruptor

1. Hentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih

Massa mendesak pemerintah untuk segera menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Kebijakan ini dinilai tidak mendesak, rentan salah sasaran, dan hanya membebani anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) secara berlebihan di tengah tantangan situasi ekonomi saat nilai rupiah kian melemah.

2. Turunkan Harga BBM

Masyarakat mendesak pemerintah menurunkan harga BBM, mengingat beberapa hari lalu harga Pertamax resmi naik tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram @ini_surabaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X