SketsaNusantara.id – Kecanggihan teknologi masa kini berjalan sangat cepat bahkan sampai tidak bisa terkendali.
Apalagi dengan kehadiran AI (Artificial Intelligence) yang bisa menjawab berbagai pertanyaan, membuat gambar yang mirip seperti aslinya, hingga dapat mengubah suara.
Hal inilah yang terjadi pada mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno di mana suaranya disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Baca Juga: Mantan Wakil Presiden RI ke-6 Try Sutrisno Meninggal Dunia, Sandiaga Uno: Warisan Terbesar Beliau…
Hal ini bermula ketika Sandi menerima laporan bahwa ada sebuah nomor WhatsApp yang mengatasnamakan Sandi mengaku sedang membagikan dana bantuan tunai untuk modal usaha sebesar Rp100 juta.
Namun untuk mengklaim dana tersebut, calon korban harus mengirimkan sejumlah uang sebesar Rp375 ribu.
Nomor tersebut mengirimkan VN (voice note) yang menggunakan ciri khas suara Sandi dan mencoba untuk merayu calon korban agar bersedia mentransfer sejumlah uang.
Sandi menyadari bahwa hal ini merupakan skema penipuan yang menggunakan suaranya dengan memanfaatkan teknologi AI.
Potongan chat tersebut diunggah di akun Instagram @sandiuno pada 23 Mei 2026 seperti pantauan tim SketsaNusantara.id.
“Untuk biaya mengklaim bantuan ini hanya sebesar Rp375 ribu. Apakah kamu bersedia? Setelah ini langsung ditransfer,” kata penipu tersebut dikutip dari Instagram @sandiuno oleh tim redaksi.
Pada VN berikutnya, penipu tersebut menjanjikan pencairan dana bantuan modal usaha jika calon korban sudah mentransfer uang yang diminta.
“Setelah diselesaikan biaya klaim bantuan ini, dana bantuannya akan langsung saya cairkan,” lanjutnya.
Artikel Terkait
Tak Bisa Dimaafkan! Relawan Indonesia Ungkap Perlakuan Keji Tentara Israel saat Ditahan di Pelabuhan, Tangan Memar hingga Luka di Kepala Jadi Sorotan
Miris, 9 WNI yang Ditahan IDF Malah Dihujat karena Dianggap Masuk Israel Secara Ilegal, Benarkah? Begini Penjelasannya Menurut Hukum Internasional
IFG Bersama Askrindo hingga Jasa Raharja Hadir di Jogja Financial Festival 2026, Fokus Edukasi Finansial Masyarakat
Heboh Dugaan Under Invoicing Ekspor RI, AI Temukan Selisih Harga Fantastis CPO dari Indonesia ke Amerika
Ratusan Karyawan Alfamart Demo ke Kantor Bupati Lombok Tengah, Khawatir Kehilangan Nafkah dan Tempat Tinggal
Siswa SDN di Jember Bikin Kagum Pelajar Jepang, Cerita Jalur Evakuasi hingga Aksi Kemanusiaan
Bedah Buku "Parenting di Negara Gagal", Penulis Ajak Orang Tua Tetap Waras