Minggu, 19 Juli 2026

Ratusan Karyawan Alfamart Demo ke Kantor Bupati Lombok Tengah, Khawatir Kehilangan Nafkah dan Tempat Tinggal

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:00 WIB
Aksi demonstrasi ratusan karyawan Alfamart di Kantor Bupati Lombok Tengah usai 25 gerai ritel modern itu resmi ditutup pemerintah daerah.   (TikTok.com/@FreyaDitt)
Aksi demonstrasi ratusan karyawan Alfamart di Kantor Bupati Lombok Tengah usai 25 gerai ritel modern itu resmi ditutup pemerintah daerah. (TikTok.com/@FreyaDitt)

SketsaNusantara.id - Penutupan puluhan gerai Alfamart di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, memicu perhatian publik di media sosial. Aksi demonstrasi ratusan karyawan pun viral setelah beredar di berbagai platform digital.

Dalam video yang diunggah akun TikTok @FreyaDitt pada Kamis 21 Mei 2026, sejumlah pekerja Alfamart terlihat mendatangi Kantor Bupati Lombok Tengah. Mereka menyuarakan kekhawatiran terkait masa depan pekerjaan setelah gerai tempat mereka bekerja resmi ditutup.

Aksi tersebut dilakukan setelah Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menutup 25 gerai ritel modern Alfamart di wilayahnya. Kebijakan itu disebut berkaitan dengan pelanggaran aturan tata ruang dan zonasi daerah.

Baca Juga: Serba-Serbi Demo Mahasiswa dalam Peringatan Hardiknas 2026, BEM SI Berikan 'Kartu Kuning' untuk Kemdiktisaintek, Soroti Gelapnya Pendidikan Indonesia

Ratusan peserta aksi yang mengatasnamakan diri sebagai Himpunan Karyawan Alfamart di Lombok Tengah mengaku cemas terhadap kondisi ekonomi mereka. Sebagian pekerja menyebut penghasilan yang diterima selama ini sudah pas untuk kebutuhan sehari-hari.

"Makan, biaya kos, dan transportasi. Nggak cukup buat kami," ujar salah seorang pegawai Alfamart saat demonstrasi.

Karyawan lainnya juga mengaku khawatir apabila harus dipindahkan ke gerai lain yang lokasinya lebih jauh. Mereka menilai relokasi bukan keputusan mudah karena akan berdampak langsung terhadap pengeluaran harian.

Baca Juga: 5 Fakta Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup, 2 Kali Dipenjara Gara-gara Demo

Dalam aksi tersebut, para pekerja menyinggung biaya transportasi tambahan jika tempat kerja baru berada jauh dari rumah. Situasi itu dinilai akan memperbesar pengeluaran di tengah kondisi ekonomi yang sudah terbatas.

"Kalau kita nanti jauh, otomatis kita jauh dari tempat rumah, Pak. Kalau yang sekarang di dekat rumah," terang salah seorang pegawai Alfamart dalam kesempatan yang sama.

Sebelumnya, sempat muncul wacana relokasi pekerja ke gerai Alfamart lain yang masih beroperasi. Usulan itu disebut berasal dari pihak manajemen perusahaan sebagai solusi bagi karyawan terdampak.

Namun, sebagian pekerja menganggap relokasi belum tentu dapat menyelesaikan persoalan mereka. Faktor jarak dan biaya hidup menjadi pertimbangan utama yang disampaikan dalam demonstrasi tersebut.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah memastikan langkah penutupan gerai dilakukan berdasarkan aturan yang berlaku. Penertiban itu disebut memiliki dasar hukum yang jelas sesuai peraturan daerah.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Lombok Tengah, Dalilah, menyampaikan bahwa seluruh gerai yang ditutup telah menghentikan operasional secara mandiri.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X