SketsaNusantara.id - Jogja Financial Festival 2026 menjadi perhatian publik setelah diikuti berbagai lembaga jasa keuangan nasional.
Kegiatan yang berlangsung pada 22–24 Mei 2026 itu digelar di Jogja Expo Center dan Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.
Indonesia Financial Group atau IFG ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut bersama sejumlah anggota holding. Kehadiran mereka membawa misi memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan pengelolaan finansial yang aman dan berkelanjutan.
Festival ini juga menjadi ruang pertemuan antara regulator, pelaku industri jasa keuangan, akademisi, komunitas, hingga masyarakat umum. Berbagai aktivitas edukasi disiapkan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, perlindungan risiko, investasi, dan sektor asuransi.
Dalam kegiatan tersebut, IFG hadir bersama Askrindo, Jamkrindo, Jasindo, Mandiri Inhealth, Jasa Raharja, Jasa Raharja Putera, serta IFG Life. Seluruh anggota holding terlibat dalam berbagai program edukasi dan engagement kepada masyarakat.
Kegiatan edukasi menyasar mahasiswa, komunitas, pelaku usaha, hingga masyarakat umum. Materi yang diberikan berkaitan dengan pentingnya pengelolaan keuangan jangka panjang dan mitigasi risiko dalam kehidupan sehari-hari.
Sekretaris Perusahaan IFG Denny S. Adji mengatakan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap sektor jasa keuangan menjadi fondasi penting dalam membangun ketahanan ekonomi nasional.
“IFG bersama anggota holding terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan inklusi dan literasi keuangan masyarakat, khususnya pada sektor asuransi, penjaminan, dan investasi. Kami meyakini bahwa pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan dan perlindungan risiko akan berdampak positif terhadap ketahanan ekonomi masyarakat serta keberlanjutan bisnis industri jasa keuangan nasional,” ujar Denny.
Menurutnya, penciptaan nilai perusahaan tidak hanya berfokus pada pencapaian finansial. IFG juga menaruh perhatian terhadap kontribusi sosial dan keberlanjutan industri jasa keuangan nasional melalui penerapan prinsip Environment, Social & Governance atau ESG.
IFG menilai transformasi industri jasa keuangan perlu dibangun melalui praktik bisnis yang sehat, inklusif, dan terpercaya. Karena itu, edukasi keuangan kepada masyarakat terus diperluas melalui berbagai kegiatan kolaboratif.
Jogja Financial Festival 2026 sendiri diselenggarakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang aman dan cerdas. Kegiatan tersebut juga diarahkan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan nasional dan memperkuat kepercayaan publik.
Festival ini digelar oleh Transmedia bersama regulator, lembaga, dan industri jasa keuangan nasional. Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada, serta berbagai pelaku industri perbankan dan pasar modal turut memberikan dukungan.
Artikel Terkait
IFG dan KUPASI Dorong Literasi Asuransi untuk Hadapi Risiko Bencana, Forum Nasional Digelar di Jakarta Januari 2026
Batas Investasi Saham Naik hingga 20 Persen, IFG Progress Ingatkan Risiko Konsentrasi dan Pentingnya Tata Kelola serta Disiplin Manajemen
IFG Dorong Penguatan ALM demi Perlindungan Dana Nasabah dan Stabilitas Keuangan Asuransi Indonesia
IFG Gandeng BP BUMN Perkuat Tata Kelola Program TJSL, Pendekatan Three Lines Model Jadi Fokus Diskusi Nasional
Mudik Gratis BUMN 2026, IFG Berangkatkan 116 Ribu Pemudik, Ada Bus Khusus Disabilitas dan Fasilitas Lengkap Perjalanan Aman