Jumat, 12 Juni 2026

Banyak Masih Keliru, IFG Ingatkan Asuransi Bukan untuk Menabung atau Investasi di Hari Konsumen Nasional 2026

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Rabu, 22 April 2026 | 20:00 WIB
Platform digital One by IFG tentang asuransi, investasi, dan kesehatan yang terintegrasi dalam satu aplikasi.  (Dok. IFG)
Platform digital One by IFG tentang asuransi, investasi, dan kesehatan yang terintegrasi dalam satu aplikasi. (Dok. IFG)

SketsaNusantara.id - Momentum Hari Konsumen Nasional 2026 kembali mengingatkan pentingnya literasi keuangan.

Masyarakat diminta lebih cermat memahami produk keuangan. Salah satu yang menjadi sorotan adalah pemahaman tentang asuransi.

Di tengah meningkatnya kebutuhan perlindungan finansial, kesalahan persepsi masih sering terjadi.

Baca Juga: Tak Hanya Untung Rp1 Triliun, Jamkrindo Dinilai IFG Sukses Angkat Jutaan UMKM dan Perkuat Ekonomi Nasional

Banyak masyarakat masih menganggap asuransi sebagai instrumen tabungan atau investasi. Padahal, fungsi utama asuransi berbeda dari dua hal tersebut.

Indonesia Financial Group (IFG) menegaskan posisi asuransi dalam sistem keuangan. Produk ini dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap risiko. Risiko tersebut bisa berupa kecelakaan, sakit, atau kejadian tak terduga lainnya.

Asuransi bertujuan meminimalisir dampak kerugian finansial. Dengan perlindungan yang tepat, kondisi keuangan dapat lebih terjaga.

Baca Juga: Kinerja IFG Tembus Target di 2025, Ini Langkah Besar Hadapi Gejolak Global dan Konsolidasi Asuransi Nasional

Hal ini menjadi penting dalam menghadapi berbagai ketidakpastian di masa depan.

Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji, menyampaikan pentingnya pemahaman masyarakat.

“Asuransi harus ditempatkan sebagai instrumen perlindungan. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan serta memastikan manfaat yang diterima benar-benar optimal,” ujarnya.

Dalam praktiknya, setiap individu memiliki kebutuhan yang berbeda. Profil risiko masing-masing orang tidak dapat disamakan. Oleh karena itu, pemilihan jenis asuransi harus disesuaikan dengan kondisi pribadi.

Beberapa jenis asuransi yang umum digunakan antara lain asuransi jiwa, kesehatan, kendaraan, dan perlindungan aset lainnya. Setiap produk memiliki manfaat dan ketentuan yang berbeda. Pemahaman terhadap hal ini menjadi bagian penting sebelum mengambil keputusan.

Selain itu, masyarakat perlu memperhatikan isi polis asuransi. Polis merupakan kontrak resmi antara perusahaan dan nasabah. Di dalamnya terdapat berbagai informasi penting yang harus dipahami secara menyeluruh.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X