Selain menghadirkan edukasi finansial, kegiatan itu menjadi ruang kolaborasi lintas sektor dalam memperluas akses literasi keuangan secara lebih inklusif. Masyarakat dapat memperoleh informasi langsung terkait asuransi, investasi, hingga perlindungan risiko keuangan.
Denny menyebut IFG ingin terus mendorong terciptanya praktik industri asuransi dan penjaminan yang lebih baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“Ke depan, salah satu nilai yang ingin terus kami dorong adalah bagaimana IFG dapat berperan dalam mendukung industri asuransi dan penjaminan yang saat ini terus berbenah untuk menciptakan iklim dan praktik bisnis yang lebih baik, lebih terpercaya, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” tambah Denny.
Melalui partisipasi dalam Jogja Financial Festival 2026, IFG berharap kesadaran masyarakat mengenai perlindungan keuangan dan pengelolaan finansial jangka panjang dapat terus meningkat. Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya ekosistem keuangan nasional yang inklusif, resilien, dan berkelanjutan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
IFG dan KUPASI Dorong Literasi Asuransi untuk Hadapi Risiko Bencana, Forum Nasional Digelar di Jakarta Januari 2026
Batas Investasi Saham Naik hingga 20 Persen, IFG Progress Ingatkan Risiko Konsentrasi dan Pentingnya Tata Kelola serta Disiplin Manajemen
IFG Dorong Penguatan ALM demi Perlindungan Dana Nasabah dan Stabilitas Keuangan Asuransi Indonesia
IFG Gandeng BP BUMN Perkuat Tata Kelola Program TJSL, Pendekatan Three Lines Model Jadi Fokus Diskusi Nasional
Mudik Gratis BUMN 2026, IFG Berangkatkan 116 Ribu Pemudik, Ada Bus Khusus Disabilitas dan Fasilitas Lengkap Perjalanan Aman