Di sisi lain, DKPP Jember juga menggandeng organisasi bidang kesehatan hewan untuk turun langsung ke seluruh kecamatan agar memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat.
"Jadi ada puluhan tenaga kesehatan hewan yang tergabung, mereka ini disiagakan untuk melakukan pemeriksaan antemortem maupun postmortem (sebelum dan sesudah disembelih)," pungkasnya.
Pemeriksaan ini harus dilakukan agar tidak ada penyakit lain yang menjangkit hewan ternak, agar nantinya saat disembelih bisa dikonsumsi dengan baik oleh manusia.
"Mereka nanti akan memastikan agar organ dalam dari hewan kurban ini tidak ada penyakit seperti, cacing hati dan paru maka ini harus dibersihkan," jelasnya.
Baca Juga: Kebut Proyek Street Food di Jalan Kartini, Pemkab Jember Tetap Kedepankan Toleransi
Ia menambahkan, agar mendorong masyarakat saat Idul Adha bisa melakukan penyembelihan di rumah potong hewan (RPH) karena di Jember sudah ada sekitar 11 RPH yang tersedia.
"Di RPH sudah disiapkan desinfektan dan berbagai perlengkapan lainnya yang memadai, hal ini memastikan agar hewan yang disembelih dalam kondisi baik," tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Cara Jitu Pemkab Jember Tingkatkan Pajak Asli Daerah Tanpa Membenani Rakyat dengan Kenaikan Tarif
Senyum Sanima di Balik Roda Baru, Wujud Nyata Kepedulian Pemkab Jember
Urai Kemacetan di Puger, Pemkab Jember Perpanjang Durasi Operasional Truk Tambang
Genjot PAD 2026 dari Retribusi PKL, Pemkab Jember: Masih Opsi dan Perlu Kajian Matang
Kendalikan Inflasi Pasca Lebaran, Pemkab Jember Salurkan Bantuan Pangan hingga Lakukan Mitigasi Bencana Ekstrem
Kebut Proyek Street Food di Jalan Kartini, Pemkab Jember Tetap Kedepankan Toleransi
Pemkab Jember Gelar OSMA di JSG, Warga Bisa Olahraga Sore Sekaligus Donor Darah, Cek Kesehatan dan Nikmati UMKM
Kepala BGN Puji Akurasi Data Gizi Door to Door Pemkab Jember
Pemkab Jember Luncurkan Program Penghapusan Denda Pajak Daerah
Anggaran Revitalisasi Sekolah Bertambah Rp16 Triliun, Politisi Golkar Purnamasidi Dorong Pemkab Jember Segera Tangkap Momentum