Rabu, 8 Juli 2026

DKPP Jember Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban Jelang Idul Adha, Puluhan Ribu Dosis Vaksin PMK Sudah Disuntikkan

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Rabu, 20 Mei 2026 | 14:02 WIB
Hewan kurban di Kabupaten Jember. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)
Hewan kurban di Kabupaten Jember. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Menjelang hari raya Idul Adha, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Jember terus melakukan pemeriksaan dan pengawasan terhadap hewan ternak.

Hal ini dimaksudkan agar menjaga kondisi hewan ternak tetap terjaga kesehatannya, khususnya di lapak penjualan hingga pengawasan di rumah potong hewan (RPH).

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) DKPP Jember, Henry Kurniawan Mulyodiputro, mengatakan proses penelusuran kesehatan hewan terus diintensifkan sejak pertengahan bulan Mei 2026 ini.

Baca Juga: Anggaran Revitalisasi Sekolah Bertambah Rp16 Triliun, Politisi Golkar Purnamasidi Dorong Pemkab Jember Segera Tangkap Momentum

Kondisi ini dilakukan karena muncul banyak kandang-kandang penjualan hewan kurban, yang tersebar di pinggir jalan khususnya di kawasan perkotaan.

"Jadi sejak tanggal 18 Mei 2026 kemarin, kita melakukan survei awal ke pedagang yang mendirikan kandang penjualan hewan kurban," ujarnya saat dikonfirmasi, 20 Mei 2026.

Upaya yang dilakukan DKPP Kabupaten Jember ini, bagian untuk memastikan hewan kurban yang dijual dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat untuk disembelih pada Idul Adha.

Baca Juga: Pemkab Jember Luncurkan Program Penghapusan Denda Pajak Daerah

Ia mengungkapkan, salah satu pengawasan ini untuk memastikan agar hewan kurban yang dijual tidak terjangkit penykit mulut dan kuku (PMK).

"Jadi sejak tahun-tahun sebelumnya, kita sudah melakukan vaksinasi kepada 40 ribu hewan ternak agar meminimalisir terjadinya PMK," imbuhnya.

"Dan program vaksinasi ini akan terus dilakukan sepanjang tahun, untuk menjaga kesehatan hewan ternak," terangnya.

Baca Juga: Kepala BGN Puji Akurasi Data Gizi Door to Door Pemkab Jember

Meskipun telah dilakukan vaksinasi, Henry menyampaikan jika pengendalian PMK sudah relatif terkendali walaupun masih ada 2 ekor sapi yang teridentifikasi positif PMK.

"Kasus terakhir PMK ini pada bulan Februari 2026 lalu, ini hanya 2 ekor saja dan sudah ditindaklanjuti," jelasnya.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X