Minggu, 21 Juni 2026

Perkembangan Proses Identifikasi Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS di Muratara, DVI Polda Sumsel Kesulitan Cocokan Identitas

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 8 Mei 2026 | 21:30 WIB
Polda Sumsel saat konferensi pers perkembangan proses identifikasi korban tewas kecelakaan bus ALS (Instagram/@polda_sumsel)
Polda Sumsel saat konferensi pers perkembangan proses identifikasi korban tewas kecelakaan bus ALS (Instagram/@polda_sumsel)

 

SketsaNusantara.id - Proses identifikasi korban meninggal dunia dalam kecelakaan bus ALS di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Sumatera Selatan mengalami hambatan.

Kondisi jenazah yang mengalami luka bakar berat akibat kecelakaan tersebut membuat tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumsel kesulitan mencocokan identitas korban.

Seluruh korban tewas diketahui mengalami luka bakar hingga 99 persen akibat kecelakaan yang disertai kebakaran t ersebut.

Baca Juga: Update Kecelakaan Maut di Muratara, Korban Meninggal Bertambah hingga Armada Bus ALS yang Tak Berizin

Selain itu, kebakaran dalam kecelakaan tersebut juga membuat sebagian besar tubuh korban tidak bisa dikenali lagi.

Untuk mempercepat proses identifikasi, tim DVI Polda Sumsel pun mengirimkan sampel DNA korban kecelakaan ke laboratorium Mabes Polri.

Sementara itu, saat ini tim forensik masih menyeleksi sampel terbaik yang memungkinkan dipakai untuk proses identifikasi.

Baca Juga: Jumlah Korban Meninggal dalam Kecelakaan Bus ALS vs Truk Tanki di Muratara Sumsel Bertambah Jadi 17 Orang

“Kami sedang memilih sampel yang terbaik untuk dikirim,” ujar Kepala RS Bhayangkara Palembang, Kombes Pol Budi Susanto dalam keterangan resminya pada Jumat, 8 Mei 2026.

Dari 16 kantong jenazah yang diterima, tim DVI Polda Sumsel telah mengambil 11 sampel dari pihak keluarga.

Selain itu, pihak tim DVI juga masih menunggu kedatangan keluarga dari 5 jenazah korban tewas.

Baca Juga: Kemenhub Ungkap Fakta Baru Armada Bus ALS yang Tabrak Truk Tanki di Muratara, Begini Kondisi dan Izin Operasionalnya

“Kami masih menunggu pihak keluarga dari 5 jenazah ini untuk dilakukan pengambilan sampel," pungkasnya.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X