Senin, 10 Agustus 2026

Bandung Bershalawat di Peringatan HUT RI 81, Gus Muwafiq Tekankan Memahami Sejarah Bangsa

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Minggu, 9 Agustus 2026 | 18:50 WIB
GUs Muwafiq sedang mengumandangkan shalawat. (As'ad Choirudin/SketsaNusantara.id)
GUs Muwafiq sedang mengumandangkan shalawat. (As'ad Choirudin/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Ribuan warga hadir dalam kegiatan Bandung Bershalawat bersama Sukarol Munsyid. Kegiatan digelar memperingati HUT Kemerdekaan Ke-81 RI dan maulid nabi Muhammad Saw.

 

Saat menyampaikan mauidzah hasanah, KH Ahmad Muwafiq mengingatkan para jamaah untuk paham dengan sejarah bangsa ini. Menurutnya, hal itu penting agar tidak gampang menyalahkan para pendahulu.

"Kita ini sudah disesuaikan jamannya. Jaman dulu orang kuat-kuat sehingga ditakdir dalam masa perang. Sedangkan di masa kita itu tidak terlalu kuat, sehingga adanya peringatan. Hal ini sesuai dengan keadaan jaman," ujarnya, Sabtu 8 Agustus 2026, malam.

Kiai akrab disapa Gus Muwafiq ini menjelaskan, manusia harus bisa memahami sunnatullah serta memahami hukum alam.

Baca Juga: Daftar Link Twibbon HUT Kemerdekaan RI Tahun 2026, Bagikan Langsung ke Media Sosial Tepat 17 Agustus

"Jika hidup di tepi sungai maka siaplah dengan banjirnya, jika hidup di gunung siaplah dengan longsornya, menebangi pohonnya maka siaplah dengan kekurangan airnya," pesannya.

Ia pun menyebut bahwa orang-orang dulu termasuk hebat. Saat perang, lanjut dia, harta bahkan nyawa dikorbankan. Tapi sekarang, timpal dia, tanah yang jelas  manfaatnya lebih luas digusur untuk kepentingan segelintir. 

Gus Muwafiq mengajak jamaah untuk bersyukur. "Kita patut bersyukur. Dengan jarak sejauh ini kita masih mengenal ajaran Nabi Muhammad," ucapnya.

Kiai berambut gondrong ini berpesan agar jamaah sekarang perlu menceritakan sejarah. "Kita tahu dan paham bagaimana Islam disebarkan di Indonesia dan asal-usul leluhur kita," imbuhnya.

Baca Juga: Pertunjukan Seni, Hiburan Masyarakat, Hingga Pameran UMKM Meriahkan Peringatan HUT RI di Raijua Kabupaten Sabu Raijua

Gus Muwafiq mengakhiri ceramahnya dengan menekankan persatuan itu penting.
"Kerakyatan hanya bisa dipimpin dengan hikmat yaitu kebijaksanaan. hikmah itu diraih dengan hati yang bersih," pungkasnya.

Pengajian umum dalam rangka peringatan HUT RI tersebut sebelumnya dimulai sejak selesai jamaah Isyak. Tahlil dilanjutkan shalawat dipimpin Fandi Irawan (Gus Fandi) dan Hilmy Muhammad (Gus Hilmi) Tebuireng menandai dimulainya rangkaian acara. Di tengah-tengah acara shalawat, keduanya membagikan doorprize.

KH. Syamsul Qomar, tokoh masyarakat Bandung Kencur, mengucapkan terima kasih banyak atas kehadiran para jamaah. 

Halaman:

Editor: As'ad Choirudin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X