SketsaNusantara.id - Kasus Joki Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Surabaya mulai terungkap. Kasus ini terbongkar setelah ditemukan adanya dugaan kecelakaan pada ujian masuk di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pada bulan April 2026.
Komplotan pelaku sebanyak 14 orang berhasil ditangkap polisi dan ditetapkan sebagai tersangka. Terbaru, Polrestabes Surabaya mengungkap sejumlah fakta mengejutkan mengenai kasus ini.
Pasalnya, komplotan pelaku joki UTBK ini ternyata sudah beroperasi selama 9 tahun, bahkan melibatkan berbagai macam profesi mulai dari dokter hingga ASN (Aparat Sipil Negara) hingga memanipulasi pembuatan kartu identitas (KTP).
Baca Juga: Bukan Kebobolan, Wakil Rektor 1 UNESA Ungkap Kronologi hingga Terungkapnya Joki UTBK
Dihimpun SketsaNusantara.id dari akun Instagram Kapolres Surabaya dan berbagai sumber, berikut sederet fakta terkait kasus joki UTBK yang diungkap pihak kepolisian.
1. Kronologi Terbongkarnya Kasus Joki UTBK di Surabaya
Awalnya, kasus joki ujian terungkap dari pelaksanaan UTBK Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) di Gedung Rektorat Lantai 4 Unesa yang berada di Jalan Lidah Wetan, Surabaya pada 21 April 2026.
Indikasi kondisi tercium setelah terdeteksi adanya kesamaan wajah yang mencurigakan antara dua data peserta. Berkat pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI), diketahui bahwa ada joki yang menggunakan foto lama dari pendaftaran tahun sebelumnya dan digunakan kembali dengan identitas berbeda tahun ini.
"Foto lama ini sudah pernah dipakai untuk mendaftar tahun sebelumnya, dan sistem itu ter-record ke sistem yang sekarang. Rata-rata targetnya mengincar fakultas kedokteran," ungkap polisi dalam video yang diunggah di akun Instagram @luthfie.daily milik Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan.
Baca Juga: Kasus Joki UTBK Terbongkar di Unesa, Teknologi AI Deteksi Kemiripan Wajah hingga 95 Persen
Terungkap pula dokumen yang digunakan mulai dari kartu identitas (KTP) hingga ijazah hingga kartu peserta telah dimanipulasi lengkap dengan stempel basah, sehingga tampak autentik dan sempat sulit dikenali tanpa pemeriksaan mendalam.
Polisi mengatakan bahwa joki bahkan sempat mengerjakan soal ujian hingga selesai dan mendapat nilai tinggi. Namun, setelah mengetahui adanya kejadian ini, akhirnya joki tersebut diamankan dan terbongkar sindikat yang melancarkan aksi ini yang sebelumnya sudah pernah meloloskan 7 orang kliennya.
2. Dokter dan ASN Ikut Terlibat
Polrestabes Surabaya mengungkap identitas 14 tersangka yang terlibat kasus joki UTBK yang ternyata bukan hanya karyawan swasta dan pelajar, namun juga ASN hingga dokter.
Artikel Terkait
Puncak Komedi! Kepala BKN Usulkan Calon ASN yang Terlanjur Resign untuk Kembali ke Pekerjaan Lama, Imbas Penundaan Pengangkatan CPNS
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Soroti Ribuan CPNS 2024 yang Memilih Mengundurkan Diri karena Alasan Penempatan
Terungkap Praktik Kecurangan UTBK-SNBT 2025 di UNEJ Jember dan UNDIP Semarang, Ada yang Pakai Kuncir Rambut hingga Kerudung
Pegawainya Dikabarkan Bantu Kecurangan UTBK SNBT, Begini Tanggapan Kampus UNEJ
UNEJ Temukan Indikasi Kecurangan di UTBK SNBT 2025, Begini Kronologi Lengkapnya
Ramai Peserta Rekrutmen Kopdes Merah Putih Protes Tes CAT Bermasalah: Jawaban Acak dan Sering Berubah Sendiri hingga Website Stuck