Modus Oknum Kiai
Dalam keterangan resminya, Ali juga mengungkapkan modus yang digunakan oknum kiai tersebut.
Salah satunya adalah dengan memanfaatkan posisinya sebagai pengasuh pondok pesantren.
Oknum kiai tersebut menuntut para santriwati untuk patuh dan tunduk pada perintahnya.
“Oknum tersebut mengatakan bahwa salah satu syyarat untuk menjadi ‘umat kiai’ yang sejati adalah dengan menuruti perintahnya,
ujar Ali.
Mantan santri yang pernah mengabdi selama 11 tahun di ponpes tersebut juga ikut buka suara.
Menurutnya, kepatuhan para korban berdasarkan klaim kiai tersebut yang menyebut dirinya sebagai sosok wali dengan kemampuan di luar akal manusia.
Ali juga mengungkapkan modus lain yang digunakan pelaku, yakni dengan mengancam korban.
Pelaku mengirimkan pesan di malam hari dan memanggil korban untuk menemaninya di kamar.
Korban dyang sebagian besar merupakan anak yatim piatu dan berasal dari keluarga kurang mampu itu diancam akan dikeluarkan dari pesantren.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Daftar 9 Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs Avanza di Grobogan, 2 Orang Masih Dirawat di RSUD R Soejati
Kronologi dan Dugaan Pelanggaran di Balik Meninggalnya dr Myta Aprilia Azmy, Dokter Internship di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal
May Day Bandung Ricuh, Kelompok Berpakaian Hitam Lakukan Perusakan, Dedi Mulyadi Angkat Suara dan Minta Warga Tenang
Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Disorot, Megawati Pertanyakan Dasar Pengadilan Militer
Ikatan Alumni FK UNSRI Beberkan Fakta Meninggalnya Dokter Intership di RSUD KH Daud Arif, Kerja 3 Bulan Tanpa Libur
Respons Ikatan Alumni FK Unsri atas Kematian Dokter Magang di RSUD KH Daud Arif, Minta Kemenkes Audit hingga Siap Tempuh Jalur Hukum
Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Ini Bedanya dengan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat