Rabu, 17 Juni 2026

Pro Kontra Posisi Gerbong Wanita Pasca Tragedi Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo, Ini 3 Alasan Gerbong Wanita Diletakkan di Depan dan Belakang

Photo Author
Qorry 'Aina Damayanti, Sketsa Nusantara
- Rabu, 29 April 2026 | 13:30 WIB
Alasan gerbong wanita di depan dan belakang (Pexels/Muhammad fawwaz labib)
Alasan gerbong wanita di depan dan belakang (Pexels/Muhammad fawwaz labib)

3. Menjegah Resiko Pelanggaran

Penempatan gerbong wanita yang terpisah ini memudahkan petugas melakukan kontrol sehingga dapat mencegah perlakuan yang dapat melanggar aturan.

Kini pasca tragedi kecelakaan tersebut, posisi gerbong wanita menjadi pro kontra di tengah masyarakat.

Hal ini pun mendapat respon langsung dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi.

Baca Juga: 5 Fakta KA Argo Bromo Anggrek yang Tabrak KRL di Bekasi, Kereta dengan Waktu Tempu Tercepat di Indonesia, Ini Rute dan Harga Tiketnya

Arifah Fauzi menyadari pertimbangan-pertimbangan pihak KAI menempatkan gerbong wanita di ujung rangkaian.

"Tadi, kalau kami ngobrol dengan KAI, alasan (gerbong perempuan) ditaruh di paling depan dan paling belakang supaya tidak terjadi rebutan," katanya.

Namun setelah kecelakaan maut ini, Arifah Fauzi berharap posisi gerbong wanita berada di tengah.

Baca Juga: 5 Fakta Kecelakaan KA Argo Bromo dengan KRL di Bekasi: Berawal dari Taksi Mogok hingga Terjadi Tabrakan Beruntun Antar Kereta, Puluhan Orang Terluka

"Kami mengusulkan agar gerbong perempuan ditempatkan di tengah rangkaian, sementara bagian depan dan belakang untuk penumpang laki-laki," tandasnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

 

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X