SketsaNusantara.id - Media sosial belum lama ini dihebohkan dengan aksi warga yang mendadak blokir jalur kereta api di perlintasan Garuntang, Lampung.
Video yang beredar di Instagram menunjukkan sejumlah warga meletakkan batang rel bekas dengan posisi melintang di atas rel agar kereta tak dapat melintas.
Berdasarkan informasi yang beredar, aksi pemblokiran ini dipicu oleh kemarahan salah satu warga yang tidak terima kendaraannya tertemper kereta api.
Diketahui, aksi ini terjadi pada hari Rabu, 25 Maret 2026. Pemilik kendaraan menuntut ganti rugi kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI). Bahkan, ia mengancam akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran jika tak ada tindak lanjut dari PT KAI.
"Viral sebuah video amatir memperlihatkan aksi sejumlah warga yang diduga 'Akamsi' (warga sekitar, red) memblokir jalur rel kereta api di Perlintasan Garuntang, Lampung, karena tidak terima kendaraannya terseruduk kereta setelah diduga memaksakan diri melintas saat kereta sudah dekat," tulis akun Instagram @feedgramindo yang mengunggah video pada hari Kamis, 26 Maret 2026.
"Alih-alih menyadari bahaya, pemilik kendaraan justru menuntut ganti rugi kepada pihak PT KAI. bahkan pemilik mobil mengancam akan demo lebih besar jika tak ada tindakan dari KAI," pungkasnya.
Video tersebut seketika viral dan ramai jadi perbincangan publik di media sosial. Banyak warganet yang menyayangkan aksi ini dan dianggap membahayakan masyarakat terutama bagi para penumpang kereta api.
Baca Juga: Tragedi di Perlintasan Kedungmiri Batang: Tiga Remaja Tewas Tertabrak Kereta Saat Rekam Video
"Serius ini di Lampung sampe blokir rel kereta begini? Jelas jelas salah nyerobot pas kereta mau melintas, tapi masih ngeyel. Jangankan mobil pribadi, mobil damkar sama ambulans aja yang urgent tetep gak bisa lewat kalo palang pintu rel dah ditutup," komentar salah satu warganet.
"Tolong ya, kereta yang mau lewat itu kecepatannya kenceng banget, terus mau di rem mendadak gitu? nggak bisa lah. Rel dikasih penghalang gitu malah bahaya apalagi kalo kereta anjlok, naudzubillah," imbuh warganet lainnya.
Usai video tersebut viral, PT KAI akhirnya buka suara. Pihaknya membenarkan kejadian ini dan memastikan bahwa situasi ini sudah mendapatkan penanganan dari kepolisian.
Dalam video lain yang beredar, tampak petugas kepolisian dan Babinsa setempat memberikan pemahaman kepada warga terkait bahaya tindakan pemblokiran tersebut.
Artikel Terkait
Atasi Lonjakan Penumpang di Masa Libur Sekolah, KA Mutiara Timur KAI Daop 9 Jember Siap Dioperasikan Akhir Pekan
5 Fakta Kecelakaan Maut Kereta Api Malioboro Ekspres di Magetan, 7 Motor Tertabrak Diduga Kelalaian Penjaga Palang Pintu JPL, Begini Tanggapan KAI
Lempar Batu ke Jendela Kereta Api, KAI Cari Pelaku Vandalisme, Terancam 15 Tahun Penjara!
Rekor Penjualan KAI saat Liburan Sekolah: 4,4 Juta Tiket Ludes, Kursi Terisi 118 Persen Berkat Strategi Unik
Viral Penumpang KRL Salahkan Petugas KAI Gegara Tumbler, Konten Kreator Ini Bagikan Pengalaman Usai Ransel Ketinggalan di Kereta, Endingnya Bikin Syok