SketsaNusantara.id - Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, merilis data terbaru mengenai jumlah korban dalam kecelakaan maut yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.
Berdasarkan data hingga Selasa, 28 April 2026 pukul 08.57 WIB, jumlah korban dilaporkan terus bertambah.
Bobby Rasyidin turun langsung ke lokasi kejadian untuk memantau proses evakuasi dan memastikan penanganan korban menjadi prioritas utama pihak operator.
Dalam keterangan resminya di lokasi kejadian, Bobby Rasyidin mengonfirmasi rincian jumlah korban yang terdampak benturan hebat antara dua rangkaian kereta tersebut.
"Kami mencatat sebanyak 14 orang meninggal dunia. Sementara itu, korban luka-luka mencapai 84 orang yang saat ini telah dievakuasi ke beberapa rumah sakit rujukan terdekat," ujar Bobby Rasyidin kepada awak media dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV.
Pihak PT KAI menyatakan bahwa sebagian besar korban luka kini tengah mendapatkan perawatan intensif di RSUD Kota Bekasi, RS Primaya, dan RS Mediros.
Bobby menegaskan bahwa seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun luka-luka, akan mendapatkan jaminan santunan penuh sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain fokus pada korban, Bobby Rasyidin juga menjelaskan bahwa tim teknis PT KAI bersama Basarnas telah melakukan evakuasi terhadap korban.
Sedangkan tim teknis PT KAI sedang berusaha keras melakukan evakuasi rangkaian kereta yang ringsek agar jalur perlintasan bisa segera dipulihkan.
Namun, ia mengakui bahwa kerusakan cukup parah pada bagian rangkaian KRL membuat proses evakuasi membutuhkan waktu lebih lama.
"Tidak ada (hasil investigasi) kami PT KAI kemudian Kementrian Perhubungan menyerahkan ke KNKT untuk investigasi lebih dalam," ungkap Bobby Rasyidin.
Terkait penyebab pasti mengapa KA Argo Bromo Anggrek bisa menghantam KRL tujuan Bekasi, Bobby menyatakan pihaknya masih menunggu hasil investigasi resmi dari tim internal KAI dan KNKT.
Artikel Terkait
Cara Ubah Jadwal, Kursi, dan Rute Tiket Kereta Lewat Access by KAI, Ini Syarat Lengkapnya
Mudik Naik Kereta dan Mau Charge Gadget? KAI Ingatkan Stopkontak di Kursi Tidak untuk Semua Perangkat
Viral Aksi Protes Blokir Perlintasan Rel Gegara Kendaraan Warga di Bandar Lampung Tertemper Kereta Api, PT KAI Ingatkan Bahaya yang Mengancam
Geger Blokade Jalur Kereta di Bandar Lampung, Warga Letakkan Rel Bekas, Kini Dilaporkan KAI
Bukan KA Sangkuriang, Inilah Rute Kereta Api Terpanjang di Indonesia, Total Jarak Tempuh hingga 1.031 KM!