Lebih lanjut, legislator dari dapil Jatim 1 ini juga menilai, anak-anak yang menjadi korban perlu mendapatkan pendampingan dari tenaga profesional.
“Pendampingan intensif oleh tenaga profesional seperti psikolog dan konselor anak, mutlak diperlukan,” ungkapnya.
Selain itu, orang tua juga memiliki peran penting dalam proses mengembalikan rasa aman anak.
Arzeti menilai, hal tersebut penting untuk memulihkan trauma pada anak atas tindakan kekerasan tersebut.
Pemda DIY akan Berikan Pendampingan Bagi Korban
Menanggapi kasus dugaan kekerasan tersebut, Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Intimewa Yogyakarta juga akan memberikan pendampingan psikososial kepada para korban.
Rencana tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Yogyakarta, Erlina Sumardi.
Tak hanya itu, Erlina menambahkan pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Forum Perlindungan Korban Kekerasan hingga Komisi Perlindungan Anak Indonesia Yogyakarta untuk memastikan pemulihan korban berjalan optimal.
Selanjutnya, Pemda DIY juga akan melakukan evaluasi sistem pengawasan dan perizinan lembaga pengasuhan anak.
Hal ini merupakan tindak lanjut dari temuan DP3AP2 bahwa daycare Little Aresha belum memiliki izin.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Profil Praka Rico Pramudia, Prajurit TNI Pasukan Perdamaian UNIFIL Gugur Pasca Koma Akibat Serangan Israel di Lebanon, Sosoknya Dikenal Religius
Dugaan Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Mencuat, Nama Oki Setiana Dewi Jadi Sorotan
Aksi Hemat Energi Hari Bumi, Lampu di Jakarta Akan Dipadamkan Serentak 25 April 2026
Siman Bahar Wafat, KPK Hentikan Penyidikan Individu namun Kasus Korupsi Anoda Logam Berlanjut
Jember Darurat Uang Palsu! Pemilik Showroom 'Bang Jago' Kencong Gagalkan Penipuan, Modus Beli Motor Pakai Uang Mainan Campur Uang Asli
Niat ke Tanah Suci Berujung Pilu, Pasutri di Lumajang Tertipu Rp81 Juta, Diiming-imingi Berangkat Haji Lebih Cepat
Kecelakaan Maut di Desa Tukum, Lumajang, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Terseret Bus saat Menyalip