Minggu, 19 Juli 2026

Menag Nasaruddin Umar Sampaikan Pesan Paskah 2026, Tekankan Doa untuk Kedamaian dan Harmoni Bangsa

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 4 April 2026 | 19:30 WIB
Potret Nasaruddin Umar. (Instagram/nasaruddin_umar)
Potret Nasaruddin Umar. (Instagram/nasaruddin_umar)

SketsaNusantara.id - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Paskah 2026 kepada umat Kristiani di Indonesia. Pesan tersebut disampaikan sebagai bagian dari momentum perayaan keagamaan yang berlangsung secara nasional.

Ucapan tersebut disertai ajakan untuk mendoakan kedamaian dan keharmonisan bangsa. Menag menekankan pentingnya menjaga suasana yang tenteram dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam keterangannya di Jakarta pada Sabtu, 4 April 2026, Nasaruddin Umar menyampaikan harapan agar perayaan Paskah membawa dampak positif bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Sederet Kontroversi Nasaruddin Umar, Menag Ramai Dikritik karena Tak Setuju dengan Gerakan Boikot Produk AS-Israel di Tengah Konflik Timur Temgah

"Saya, Nasaruddin Umar, Menteri Agama Republik Indonesia, mengucapkan Selamat Hari Raya Paskah Tahun 2026," ujar Menag.

Ia menjelaskan bahwa Paskah tidak hanya menjadi perayaan keagamaan semata. Momentum tersebut juga dinilai sebagai kesempatan untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Paskah dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Hal ini mencakup semangat persaudaraan serta upaya menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman.

Baca Juga: Sederet Kontroversi Yaqut Cholil Qoumas: Eks Menag Pernah Klaim Kemenag sebagai Hadiah NU, Kini Jadi Tersangka Dugaan Kasus Korupsi Kuota Haji

Menag juga mengimbau agar umat Kristiani turut mendoakan kondisi bangsa. Ia berharap Indonesia tetap berada dalam situasi yang damai dan penuh kesejukan.

"Saya mengimbau agar dalam sukacita Hari Raya Paskah ini, masyarakat Kristiani juga mendoakan masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia agar hidup dalam suasana damai, tenteram, sejuk, dan penuh harmoni," kata Menag.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa perayaan Paskah diharapkan membawa keberkahan bagi seluruh umat. Selain itu, ia mengajak semua pihak untuk menjaga kebersamaan dalam kehidupan berbangsa.

Perayaan Paskah sendiri diawali dengan rangkaian ibadah yang dijalani umat Kristiani. Sebelum Paskah, umat menjalani masa Prapaskah selama 40 hari.

Rangkaian tersebut kemudian dilanjutkan dengan peringatan Minggu Palma. Setelah itu, umat Kristiani juga menjalani Trihari Suci yang terdiri dari Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Vigili.

Seluruh rangkaian ibadah tersebut menjadi bagian dari perjalanan spiritual umat Kristiani. Menag berharap momen tersebut dapat memperkuat iman, pengharapan, dan kasih.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X