SketsaNusantara.id - Nama Jokowi muncul dalam pusara kasus dugaan korupsi kuota haji yang melibatkan Eks Menag, Yaqut Cholil Qoumas.
Presiden ke-7 RI tiba-tiba terseret saat Gus Yaqut resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi kuota haji di Kemenangan periode 2023-2024.
Cukup mengejutkan saat nama Jokowi turut disebut oleh Asep Guntur Rahayu selalu Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK.
Baca Juga: KPK Bongkar Peran Gus Yaqut Cholil Qoumas dalam Kasus Kuota Haji 2023-2024
Katanya, terseretnya nama Jokowi bermula saat ia melakukan kunjungan kerja ke Arab Saudi pada akhir 2023 lalu.
Beberapa sumber mengatakan bahwa pertemuan Jokowi dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) saat itu membicarakan tentang antrean haji yang sangat panjang.
Melalui MBS, pemerintah Arab Saudi memberikan solusi dengan menambah kuota haji reguler Indonesia sebanyak 20.000.
Baca Juga: Dulu Ajak Lawan Korupsi, Gus Yaqut Kini Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Ditegaskan oleh Asep Guntur Rahayu bahwa pemberian tambahan tersebut diberikan kepada Indonesia, bukan personal Menteri Agama alias Gus Yaqut.
“Kuota itu, yang 20.000 itu, diberikan oleh Pemerintah Arab Saudi kepada negara Republik Indonesia, bukan diberikan kepada perorangan, bukan diberikan kepada Menteri Agama," ujar Asep saat di temui di Jakarta, Senin, 12 Januari 2026.
Dugaan korupsi Gus Yaqut muncul saat adanya kebijakan pembagian 50:50 untuk kuota haji reguler dan kuota haji khusus.
Kebijakan tersebut dinilai berbenturan dengan Pasal 64 UU Nomor 8 Tahun 2019, yang berisi tentang porsi haji reguler sebesar 92 persen sementara sisanya untuk haji khusus.
Selain Gus Yaqut, nama Gus Alex alias Ishfah Abidal Aziz juga diduga terlibat dalam praktik dugaan korupsi tersebut.
Artikel Terkait
Menag Konfirmasi Tidak Ada Pembahasan Terkait Pembatasan Kuota Haji Indonesia hingga 50 Persen Seperti yang Diberitakan, Simak Fakta Selengkapnya
KPK Periksa Pendakwah Khalid Basalamah Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dikira sebagai Tersangka, Khalid Basalamah Angkat Bicara Klarifikasi soal Pemanggilan KPK Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
Hasil Pertemuan Prabowo dan Mohammed bin Salman Al Saud, Arab Saudi Beri Sinyal Positif Penambahan Kuota Haji Indonesia
Kasus Korupsi Kuota Haji Naik Penyidikan, KPK Cegah Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas ke Luar Negeri
Ibadah Haji Jadi Ladang Korupsi? Dugaan Penyelewengan Kuota Haji 20 Ribu Jemaah Disebut Bernilai Rp 1 Triliun