Minggu, 19 Juli 2026

Sederet Kontroversi Yaqut Cholil Qoumas: Eks Menag Pernah Klaim Kemenag sebagai Hadiah NU, Kini Jadi Tersangka Dugaan Kasus Korupsi Kuota Haji

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 14 Maret 2026 | 20:30 WIB
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kerap menuai kontroversi, kini ditetapkan sebagai tersangka kasus kuota haji (X @anna_hasbie)
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kerap menuai kontroversi, kini ditetapkan sebagai tersangka kasus kuota haji (X @anna_hasbie)

SketsaNusantara.id - Nama Yaqut Cholil Qoumas kembali menjadi sorotan publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkannya sebagai tersangka dalam dugaan kasus korupsi kuota haji.

Mantan Menteri Agama yang akrab disapa Gus Yaqut itu diduga terlibat dalam penyimpangan distribusi kuota haji yang disebut merugikan negara hingga sekitar Rp622 miliar.

Kasus ini menambah panjang daftar kontroversi yang pernah menyeret nama politisi yang juga dikenal sebagai tokoh organisasi kepemudaan Gerakan Pemuda Ansor tersebut.

Berikut sederet kontroversi Gus Yaqut, sebagaimana dihimpun SketsaNusantara.id dari berbagai sumber.

1. Tersangka Kasus Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gus Yaqut sebagai tersangka dugaan kasus korupsi kuota haji yang merugikan negara sekitar Rp622 miliar.

Kasus ini bermula dari dugaan penyalahgunaan kuota tambahan haji yang diberikan pemerintah Arab Saudi kepada Indonesia.

Dalam penyelidikan yang dilakukan KPK, ditemukan indikasi adanya pengaturan pembagian kuota yang tidak sesuai prosedur.

Selain itu, penyidik juga mengamankan berbagai barang bukti dengan nilai lebih dari Rp100 miliar dalam proses penyidikan.

Dana tersebut diduga berkaitan dengan praktik korupsi dalam pengelolaan kuota haji saat Yaqut menjabat sebagai Menteri Agama di era kepemimpianan Jokowi.

2. Kontroversi Suara Masjid dan Gonggongan Anjing

Sebelum terseret kasus hukum, Yaqut juga beberapa kali menuai polemik akibat pernyataannya di ruang publik.

Salah satu yang paling ramai jadi sorotan adalah pernyataan Yaqut yang membandingkan suara dari pengeras suara masjid dengan gonggongan anjing. Kala itu, ia menekankan pentingnya pengaturan volume pengeras suara tempat ibadah.

Namun, pernyataan tersebut memicu kritik dari berbagai pihak karena dianggap menyakiti perasaan umat Islam.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X