"Uang saweran tidak ada kaitannya dengan SPPG, karena jauh sebelum menjadi mitra (SPPG), saya sudah menekuni bisnis lain," jelasnya.
Lebih lanjut, Yudi menjelaskan bahwa dirinya merupakan tamu undangan dalam acara tersebut. Ia menyatakan bahwa kehadirannya untuk memenuhi undangan panitia sebagai salah satu sponsor dari bisnis emas yang dimilikinya.
Di sisi lain, pihak EO Pamekasan Krearif memberikan klarifikasi dan menjelaskan bahwa penonton tidak diperkenankan melakukan aksi sawer selama konser berlangsung.
Namun, pihaknya mengonfirmasi bahwa Yudi Pratama merupakan penonton biasa dan merupakan salah satu tamu undangan dari pihak sponsor.
"Kami dari Crew Pamekasan Kreatif ingin membantah perspektif yang terbentuk bahwa konser dangdut identik dengan joget hingga berujung kerusuhan karena mabuk-mabukan," ungkap salah satu perwakilan dari Pamekasan Kreatif.
"Dalam acara konser itu, kami melihat tidak ada penonton yang berjoget. Yudi Pratama adalah tamu dari pihak sponsor BM Emas dan aksi saweran terjadi secara spontan, saat euforia mendadak terjadi karena lagu yang dinyanyikan sama saat Valen ikut audisi," jelasnya.
Pihak panitia memastikan bahwa acara konser berlangsung dengan tertib, meski antusiasme para penggemar yang begitu besar dan tak terbendung saat penampilan Valen ikut memicu aksi spontanitas tamu undangan di atas panggung.
Video viral aksi sawer di Pamekasan tersebut menuai kritik di media sosial, menambah daftar panjang aksi pemilik SPPG yang menuai polemik di masyarakat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
BGN Hentikan Sementara Operasional 3 SPPG di Jember Karena Tak Berikan Menu Ramadhan Sesuai Standar, di Mana Saja?
Temuan Belatung pada Puding Program MBG di Lowokwaru, Kepala SPPG Akui Kelalaian Pengolahan
Viral Pengakuan Mantan Akuntan SPPG yang Bongkar Kecurangan Mark Up Anggaran MBG, Ternyata Begini Skenarionya
Viral Penolakan Menu Makan Bergizi Gratis di TK Trenggalek, Wali Murid Kembalikan Paket MBG dari SPPG Tasikmadu
Status WhatsApp Petugas SPPG di Purbalingga Jadi Sorotan, Kata ‘Rakyat Jelata’ Picu Protes Warganet
Heboh Konten SPPG Cilacap, Bandingkan MBG dengan Krisis Palestina, Warganet Ramai Kritik hingga Klarifikasi Muncul