SketsaNusantara.id - Anies Baswedan ingatkan kemnali 10 poin Dasasila Bandung di tengah ketegangan konflik Timur Tengah yang kian memanas.
Belakangan ini, pemerintah kerap menuai kritik setelah Indonesia tergabung dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Keamanan yang digagas Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.
Banyak yang mendesak Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia segera keluar dari BoP, terlebih setelah AS ikut mendukung Israel dalam serangan militer ke Iran akhir-akhir ini.
Sejumlah akademisi, pakar militer dan pengamat geopolitik terkemuka Indonesia menyarankan Indonesia agar kembali pada gerakan Non-Blok dengan berprinsip pada politik luar negeri bebas aktif.
Di tengah banyaknya sorotan tajam publik, Anies Baswedan juga mengingatkan agar Indonesia berpegang teguh dalam menjaga perdamaian dunia.
Mantan Gubernur Jakarta itu kembali mengingatkan isi kesepakatan dalam Dasasila Bandung ketika menyambangi Gedung Merdeka yang berlokasi di Jalan Asia Afrika, atau sekitaran Alun Alun Kota Bandung, Jawa Barat.
Gedung Merdeka merupakan bangunan bersejarah yang menyimpan nilai sejarah dan pernah dipakai sebagai tempat penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika (KAA) tahun 1955 silam.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Anies Baswedan teringat tentang Dasasila Bandung dan mengajak publik untuk mengingat kembali isi kesepakatan yang dianggap relevan dengan kondisi saat ini.
Mantan Menteri Pendidikan itu kemudian membacakan 10 poin Dasasila Bandung yang termasuk menghormati Hak Asasi Manusia (HAM) hingga menghormati hukum dan kewajiban-kewajiban internasional.
"Hari ini saya ke Bandung, saat saya singgah di depan gedung Merdeka, tempat konferensi Asia-Afrika," ujar Anies dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah di akun Instagram @aniesbaswedan pada hari Senin, 9 Maret 2026.
"Semua masih ingat kalau Indonesia adalah pelopor dan tuan rumah Konferensi Asia Afrika. Tapi masih ingat kah apa yg disepakati di sana? Dasasila Bandung namanya," ujar pria yang akrab disapa Abah ini.
Lebih lanjut, Anies menyebutkan satu per satu isi kesepakatan Dasasila Bandung. Pertama, yakni menghormati hasil asasi manusia dan menghormati tujuan-tujuan dan prinsip-prinsip dalam piagam PBB.
Artikel Terkait
Indonesia Resmi Gabung ‘Board of Peace’ Bentukan Trump, Kemlu Ungkap Misi Masuk Ring Utama Pengambil Keputusan Perdamaian Dunia
Kecewa, Felix Siauw Kritik Keras Keputusan Indonesia Gabung Dewan Perdamaian, Sebut Board of Peace yang Dibentuk Trump Sebagai 'Penjajahan Gaya Baru'
Dinilai Tak Berpihak pada Palestina, MUI Minta Indonesia Mundur dari Board of Peace, Cholil Nafis: Perdamaian itu Paralel dengan Keadilan
Beda dari Muhammadiyah dan MUI! NU Malah Dukung Board of Peace Trump, Gus Yahya: Keputusan yang Tepat
Bertemu Prabowo Membahas Keanggotaan di Board of Peace, Ini Keputusan Para Tokoh Islam Demi Mendukung Kemerdekaan Palestina
Jokes Sujiwo Tejo Sindir Donald Trump di Tengah Ketegangan Konflik Timur Tengah, Warganet Singgung Keikutsertaan Indonesia di BoP