SketsaNusantara.id - Donor darah bagi sebagian orang dilakukan sesekali. Namun bagi seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Jember, kegiatan tersebut justru menjadi bagian dari perjalanan hidupnya selama puluhan tahun.
Menjelang masa pensiun, ia tidak berencana berhenti dari aktivitas sosial tersebut. Sebaliknya, ia justru memiliki rencana untuk menggerakkan masyarakat agar lebih aktif menjadi pendonor darah.
Pengalaman puluhan tahun mendonorkan darah menjadi bekal baginya untuk mengajak masyarakat terlibat dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.
Baca Juga: PMI Jember Gelar Harmoni Ramadhan, Gus Hutri Ajak Perkuat Syukur dalam Pengabdian Kemanusiaan
Sosok tersebut adalah Edy Sucipto, aparatur sipil negara yang saat ini bertugas di Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember. Pria berusia 58 tahun itu menjabat sebagai Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian di kantor kecamatan tersebut.
Edy tercatat telah melakukan donor darah sebanyak 83 kali sejak masih remaja. Aktivitas tersebut terus ia lakukan secara rutin hingga saat ini.
Atas konsistensinya sebagai pendonor, ia pernah menerima penghargaan khusus. Penghargaan tersebut diberikan kepada pendonor yang telah melakukan donor darah sebanyak 80 kali.
Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur di Gedung Grahadi, Surabaya. Penghargaan tersebut menjadi salah satu pengakuan atas kontribusinya dalam kegiatan donor darah.
Ia kembali melakukan donor darah untuk ke-83 kalinya di Pendopo Kecamatan Arjasa pada Jumat malam, 6 Maret 2026. Kegiatan tersebut digelar bersama PMI Kabupaten Jember.
Menurut Edy, aktivitas donor darah yang dilakukan secara rutin memberikan dampak positif bagi kesehatannya. Ia mengaku tubuhnya tetap bugar selama menjalani kebiasaan tersebut.
"Karena sering donor darah dua bulan sekali, Alhamdulillah jarang sekali sakit dan badan terasa segar. Justru kalau tidak donor saya merasa ada yang kurang dan terkadang saya cepat cepat mencari jadwal donor darah terdekat," ungkap Edy Sucipto usai melakukan donor darah ke 83 di Pendopo Kecamatan Arjasa.
Masa pengabdian Edy sebagai aparatur sipil negara akan berakhir pada Agustus 2026. Setelah itu, ia berencana lebih aktif menggerakkan kegiatan donor darah di masyarakat.
Selama bertugas sebagai ASN, ia sering mengajak warga untuk ikut mendonorkan darah. Ajakan tersebut dilakukan ketika dirinya bertugas di sejumlah kecamatan di Kabupaten Jember.
Artikel Terkait
Donor Darah Usai Tarawih, PMI Jember Siapkan Ribuan Tumbler Cantik untuk Jaga Stok Darah Selama Ramadhan
KSR PMI Jember Gelar Mustang 2026, Regenerasi Kepemimpinan Demi Relawan Tangguh dan Organisasi yang Lebih Kuat
PMI Jember Gencarkan Donor Darah Malam Hari Selama Ramadhan, 171 Kantong Terkumpul dalam Semalam
Antusias Mahasiswa Tinggi, Kampus UNEJ Perkuat Stok Darah PMI Jember Selama Ramadhan 1447 H
Estafet Kepemimpinan KSR PMI Jember Berganti, Haidar Al Rafif Siap Jalankan Misi Kemanusiaan Lebih Progresif