Minggu, 19 Juli 2026

Sumur Warga Desa Gugut Jember Keruh dan Berbau Usai Banjir Sungai Dinoyo, PMI Lakukan Normalisasi dan Distribusi Air Bersih

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 5 Maret 2026 | 18:51 WIB
PMI Jember bersihkan sumur. (Dok. PMI Jember)
PMI Jember bersihkan sumur. (Dok. PMI Jember)

SketsaNusantara.id - Banjir akibat luapan Sungai Dinoyo di Jember menyisakan persoalan baru bagi warga. Sejumlah sumur di Desa Gugut, Kecamatan Rambipuji, tercemar lumpur dan mengeluarkan bau.

Kondisi tersebut membuat air tidak bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Warga kesulitan memperoleh air bersih untuk minum dan mandi.

Kamis siang, 5 Maret 2026, relawan PMI Jember turun ke lokasi terdampak. Mereka melakukan proses normalisasi sumur agar air kembali layak digunakan.

Baca Juga: 45 KK Terdampak Banjir Sungai Dinoyo, PMI Jember dan BPBD Suplai Air Bersih serta Lakukan Normalisasi Sumur

Tim Wash PMI Jember mendatangi sumur warga satu per satu. Dua mesin penyedot air digunakan untuk menguras lumpur dari dalam sumur.

Berdasarkan hasil asesmen, proses normalisasi satu sumur dilakukan dua hingga tiga kali. Langkah itu dilakukan agar sisa lumpur benar-benar terangkat.

"Banyak sumur warga disini tak bisa dipakai karena airnya keruh bercampur lumpur, ada yang sudah mengeluarkan bau," kata Ali Purnomo, Ketua RT 03/RW 11 Dusun Krajan, Desa Gugut, Kecamatan Rambipuji.

Baca Juga: Donor Darah Malam Ramadhan di Kecamatan Jenggawah, PMI Jember Himpun 43 Kantong dari Warga Delapan Desa

Dari pantauan di lokasi, tinggi bibir sumur warga rata-rata hanya 30 hingga 50 sentimeter. Kondisi itu memudahkan air banjir masuk dan mencemari sumur.

Tercatat ada 11 sumur yang menjadi target penanganan. Namun, hanya empat sumur yang dilakukan normalisasi karena sisanya sudah kembali bersih dan digunakan warga.

PMI Jember mengerahkan delapan relawan dalam kegiatan tersebut. Mereka tergabung dalam Tim Wash yang bertugas menangani sanitasi dan air bersih.

"Ada 8 relawan Tim Wash PMI Jember yang hari ini terlibat dalam aksi kemanusiaan melakukan normalisasi air sumur di desa gugut ini. Dengan normalisasi sumur diharapkan warga bisa kembali menggunakan air sumur untuk kebutuhan mereka sehari hari," kata Narto, Kabid Penanggulangan Bencana PMI Jember.

Dalam kegiatan itu, PMI membawa dua mesin pompa serta dua armada truk. Satu truk digunakan mengangkut peralatan dan relawan.

Sementara satu truk tangki berkapasitas 5.000 liter disiapkan untuk distribusi air bersih. Di waktu yang sama, dua relawan lain melakukan pengisian tandon warga.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X