Tandon berkapasitas 1.200 liter diisi di empat titik lokasi. Pengisian dilakukan dengan melintasi jalan yang masih dipenuhi lumpur sisa banjir.
Air bersih tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan warga yang sumurnya belum bisa dipakai. Hingga kini, sebagian warga masih membersihkan rumah dari endapan lumpur.
PMI Jember menyatakan kegiatan ini merupakan bagian dari aksi kemanusiaan pascabanjir. Normalisasi sumur dan distribusi air dilakukan untuk membantu warga terdampak.
Luapan Sungai Dinoyo beberapa waktu lalu menyebabkan genangan cukup tinggi di Desa Gugut. Dampaknya masih dirasakan warga hingga hari ini, terutama terkait akses air bersih untuk kebutuhan harian.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
PMI Jember Bergerak Masif Atasi Krisis Air, Dua Desa di Rambipuji Disasar, Ratusan Kepala Keluarga Terbantu
Stok Darah PMI Jember Melimpah Jelang Ramadhan 1447 H, Capai 1.700 Kantong Berkat Strategi Masif dan Suvenir Sembako
Donor Darah Usai Tarawih, PMI Jember Siapkan Ribuan Tumbler Cantik untuk Jaga Stok Darah Selama Ramadhan
KSR PMI Jember Gelar Mustang 2026, Regenerasi Kepemimpinan Demi Relawan Tangguh dan Organisasi yang Lebih Kuat
PMI Jember Gencarkan Donor Darah Malam Hari Selama Ramadhan, 171 Kantong Terkumpul dalam Semalam