SketsaNusantara.id - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember menghadirkan program apresiasi khusus bagi masyarakat yang tetap berkomitmen mendonorkan darah selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Melalui pembagian ribuan tumbler cantik berlogo PMI, lembaga kemanusiaan ini ingin memberikan penghargaan sekaligus memotivasi pendonor agar tetap aktif berbagi di tengah ibadah puasa.
Program tersebut resmi dimulai pada Selasa malam, 18 Februari 2026, bersamaan dengan dibukanya Gerai Donor Darah Ramadhan di dua lokasi strategis, yakni di depan Masjid Jami’ Al Baitul Amin serta kawasan Double Way Universitas Jember. Layanan donor darah ini dibuka pada malam hari, tepat setelah pelaksanaan salat Tarawih, guna menyesuaikan kondisi fisik masyarakat yang sedang menjalankan puasa.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, S.Pd, mengatakan bahwa pembagian tumbler merupakan bentuk penghargaan sederhana atas kepedulian pendonor. Menurutnya, donor darah di bulan Ramadhan memiliki tantangan tersendiri karena perubahan pola makan dan istirahat.
“Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat yang tetap menyempatkan diri mendonor darah setelah Tarawih. Tumbler ini kami siapkan sebagai simbol apresiasi sekaligus pengingat pentingnya menjaga asupan cairan dan kesehatan selama berpuasa,” ujar Zainollah.
Ia menjelaskan, ribuan tumbler tersebut disebar di seluruh titik layanan donor darah PMI Jember selama Ramadhan. Selain gerai di Masjid Jami’ Al Baitul Amin, PMI juga mengoperasikan Bus Donor Darah yang mangkal di lingkungan kampus Universitas Jember sebagai bagian dari pelayanan jemput bola, khususnya menyasar kalangan mahasiswa dan civitas akademika.
Tak hanya itu, Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember juga akan berkeliling ke berbagai lokasi yang selama ini rutin menggelar donor darah, serta membuka titik baru di sejumlah masjid, kantor kecamatan, kantor desa, dan kelurahan. Setiap pendonor yang lolos pemeriksaan kesehatan berhak mendapatkan tumbler sebagai suvenir Ramadhan.
Langkah inovatif ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan stok darah di Kabupaten Jember agar tetap aman hingga menjelang Idul Fitri. Selama bulan puasa, jumlah pendonor biasanya mengalami penurunan, sehingga PMI menggeser jam layanan ke malam hari dan menambahkan insentif nonmateri yang bersifat edukatif dan bermanfaat.
Selain strategi Ramadhan, PMI Kabupaten Jember juga telah melakukan penguatan stok darah sejak satu bulan sebelum puasa. Upaya tersebut membuahkan hasil positif, dengan jumlah stok darah di UDD PMI Jember menjelang Ramadhan mencapai sekitar 1.700 kantong darah.
Dengan berbagai inovasi dan dukungan masyarakat, PMI Kabupaten Jember berharap kebutuhan darah bagi pasien di rumah sakit dapat terus terpenuhi, sekaligus menumbuhkan semangat berbagi dan solidaritas sosial selama bulan suci Ramadhan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Kejar Sertifikat CPOB 2026, PMI Jember Genjot Standar Mutu Layanan Darah Jelang Ramadhan dan Lonjakan Kebutuhan Pasca Lebaran
Diguyur Hujan Lebat, Desa Mayangan Jember Terendam Banjir hingga 60 CM, PMI Kerahkan Relawan dan Petakan Kebutuhan Warga
Hujan Deras Picu Banjir Luapan Sungai di Jember, PMI Evakuasi Ratusan Warga Rowotamtu hingga Tengah Malam
Sadari Pentingnya Regenerasi Relawan, KSR PMI Universitas dr. Soebandi Gelar Diklatsar ke-VIII Lintas Kampus
Sumur Tercemar Banjir, PMI Jember Turunkan Truk Tangki dan Tandon Air untuk Ratusan Warga Nogosari