SketsaNusantara.id - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember terus mengintensifkan kegiatan donor darah selama bulan suci Ramadhan guna menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat. Upaya ini sekaligus dilakukan sebagai langkah antisipasi meningkatnya kebutuhan darah menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Pada Senin malam, 24 Februari 2026, PMI Jember menggelar kegiatan donor darah menggunakan layanan mobile unit di empat lokasi berbeda. Dari kegiatan tersebut, PMI Jember berhasil menghimpun sebanyak 171 kantong darah dalam satu malam.
Empat lokasi donor darah itu meliputi Balai Desa Desa Sidomekar, Kantor Kecamatan Tanggul, area Double Way Universitas Jember, serta halaman Masjid Jami’ Baitul Amin. Dua lokasi terakhir, yakni UNEJ dan Masjid Jami’ Baitul Amin, merupakan titik donor darah rutin yang setiap malam Ramadhan selalu dipadati pendonor.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, antusiasme masyarakat terbilang tinggi meskipun kegiatan donor dilakukan pada malam hari dan dalam kondisi berpuasa. Dari total 257 warga yang mendaftar sebagai pendonor, sebanyak 171 orang dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan darahnya. Sementara itu, 86 pendaftar lainnya terpaksa ditolak karena alasan kesehatan.
Sekretaris PMI Jember, Ghufron Eviyan Efendy, menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan tingginya kesadaran sosial masyarakat Jember dalam membantu sesama, khususnya di bulan penuh berkah.
“Meski dilaksanakan malam hari di bulan Ramadhan, antusias warga sangat luar biasa. Dari empat lokasi donor darah, total perolehan mencapai 171 kantong darah dalam semalam. Ini capaian yang cukup baik,” ujarnya saat melakukan monitoring kegiatan donor di Sidomekar dan Tanggul.
Ghufron menjelaskan, kebutuhan darah di Kabupaten Jember setiap bulan berkisar antara 3.500 hingga 4.000 kantong. Pada bulan Ramadhan, kebutuhan tersebut cenderung meningkat karena adanya lonjakan permintaan darah menjelang dan saat Idul Fitri.
Selain untuk memenuhi kebutuhan lokal, PMI Jember juga harus menyiapkan stok darah guna mengantisipasi permintaan dari wilayah jejaring PMI di sekitarnya. Oleh karena itu, kegiatan donor darah hampir setiap malam terus digelar selama Ramadhan.
“Stok darah harus benar-benar aman. Tidak hanya untuk warga Jember, tetapi juga untuk membantu daerah lain jika sewaktu-waktu membutuhkan,” tambahnya.
Sebagai bentuk apresiasi kepada para pendonor, PMI Jember memberikan cendera mata berupa tumbler khusus Ramadhan. Souvenir tersebut diserahkan langsung kepada pendonor setelah proses donor darah selesai.
PMI Jember berharap, semangat berbagi dan kepedulian sosial masyarakat dapat terus terjaga, sehingga ketersediaan darah selama Ramadhan hingga Idul Fitri tetap aman dan mencukupi bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan.***
Artikel Terkait
Hujan Deras Picu Banjir Luapan Sungai di Jember, PMI Evakuasi Ratusan Warga Rowotamtu hingga Tengah Malam
Sadari Pentingnya Regenerasi Relawan, KSR PMI Universitas dr. Soebandi Gelar Diklatsar ke-VIII Lintas Kampus
Sumur Tercemar Banjir, PMI Jember Turunkan Truk Tangki dan Tandon Air untuk Ratusan Warga Nogosari
5 Sumur Warga Tercemar Lumpur, PMI Jember Terjunkan Tim Relawan WASH untuk Pulihkan Akses Air Bersih pasca Banjir
Berkolaborasi dengan PMI Jember, TPQ Baiturrahman Al Mustafid Gelar Aksi Donor Darah saat Acara Kelulusan Santri
Status Naik Jadi Tanggap Darurat, PMI Jember Siaga Penuh Dukung Instruksi Gus Fawait, Relawan dan Armada Dikerahkan Hadapi Banjir