SketsaNusantara.id - Upaya pemenuhan kebutuhan stok darah terus dilakukan oleh Palang Merah Indonesia Kabupaten Jember dengan berbagai pendekatan. Salah satunya melalui pelaksanaan donor darah pada malam hari di bulan Ramadhan. Kegiatan kemanusiaan ini berlangsung di Pendopo Kecamatan Jenggawah, Kamis malam 26 Februari 2026, dan berhasil menghimpun 43 kantong darah dari warga.
Kegiatan donor darah tersebut digelar usai salat tarawih dan diikuti oleh warga dari delapan desa di wilayah Kecamatan Jenggawah. Informasi pelaksanaan donor disebarkan oleh pihak kecamatan melalui grup WhatsApp komunitas dan pemerintahan desa. Cara ini dinilai efektif menjangkau masyarakat secara cepat, terutama di tengah aktivitas Ramadhan yang padat.
Sejak donor dibuka, warga mulai berdatangan ke lokasi untuk mendaftarkan diri. Setiap calon pendonor diwajibkan mengisi data pribadi sebelum menjalani tahapan pemeriksaan kesehatan oleh petugas PMI. Pemeriksaan meliputi kondisi tekanan darah, kadar hemoglobin, serta kondisi fisik secara umum sebagai syarat utama kelayakan donor.
Dalam kegiatan ini, PMI Jember menargetkan perolehan sebanyak 50 kantong darah. Namun, antusiasme warga ternyata melebihi perkiraan awal. Tercatat sebanyak 64 orang mendaftarkan diri sebagai calon pendonor. Meski demikian, tidak seluruhnya dapat melanjutkan proses donor. Sebanyak 21 orang dinyatakan tidak lolos pemeriksaan kesehatan.
Mayoritas calon pendonor yang gagal disebabkan oleh kondisi tubuh yang kurang fit, terutama karena kurang istirahat. Aktivitas harian yang padat serta perubahan pola tidur selama Ramadhan menjadi faktor yang cukup memengaruhi kondisi kesehatan sebagian warga.
Camat Jenggawah, Soetjahyo, SP., MM., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa dirinya berhasil lolos pemeriksaan dan ikut mendonorkan darah. Ia juga menyebutkan bahwa beberapa warga yang datang bersama dirinya harus tertunda karena alasan kesehatan.
Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam donor darah ini mencerminkan tingginya kesadaran sosial warga Jenggawah. Donor darah tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga berdampak positif bagi kesehatan pendonor itu sendiri jika dilakukan dalam kondisi yang memenuhi syarat.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, S.Pd., mengapresiasi antusiasme warga yang hadir pada malam Ramadan. Ia menilai penyebaran informasi melalui grup WhatsApp kecamatan terbukti efektif, karena sebagian besar warga sudah mengetahui jadwal donor sejak sehari sebelumnya.
Ia juga menyampaikan bahwa capaian 43 kantong darah dalam satu malam merupakan hasil yang baik, mengingat donor dilakukan saat puasa. Tingginya minat warga ini menjadi modal penting bagi PMI Jember untuk memperkuat pelayanan kemanusiaan di tingkat kecamatan.
Baca Juga: Antusias Mahasiswa Tinggi, Kampus UNEJ Perkuat Stok Darah PMI Jember Selama Ramadhan 1447 H
Di akhir kegiatan, pihak Kecamatan Jenggawah menyampaikan harapan agar PMI Jember dapat melaksanakan donor darah secara rutin. Rencana pelaksanaan donor setiap dua bulan sekali di lokasi yang sama pun mulai dipertimbangkan, guna menjaga ketersediaan stok darah sekaligus menumbuhkan budaya donor darah di masyarakat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Berkolaborasi dengan PMI Jember, TPQ Baiturrahman Al Mustafid Gelar Aksi Donor Darah saat Acara Kelulusan Santri
Status Naik Jadi Tanggap Darurat, PMI Jember Siaga Penuh Dukung Instruksi Gus Fawait, Relawan dan Armada Dikerahkan Hadapi Banjir
PMI Jember Bergerak Masif Atasi Krisis Air, Dua Desa di Rambipuji Disasar, Ratusan Kepala Keluarga Terbantu
Stok Darah PMI Jember Melimpah Jelang Ramadhan 1447 H, Capai 1.700 Kantong Berkat Strategi Masif dan Suvenir Sembako
Donor Darah Usai Tarawih, PMI Jember Siapkan Ribuan Tumbler Cantik untuk Jaga Stok Darah Selama Ramadhan