SketsaNusantara.id - Estafet kepemimpinan Korps Sukarela atau KSR PMI Unit Markas Kabupaten Jember resmi berganti.
Melalui Musyawarah Tahunan Anggota atau Mustang, Haidar Al Rafif ditetapkan sebagai Komandan baru periode 2025–2026. Penetapan ini berlangsung di Aula PMI Kabupaten Jember pada Sabtu, 21 Februari 2026.
Pergantian kepemimpinan tersebut menandai berakhirnya masa tugas Adam sebagai komandan sebelumnya.
Baca Juga: Antusias Mahasiswa Tinggi, Kampus UNEJ Perkuat Stok Darah PMI Jember Selama Ramadhan 1447 H
Proses pemilihan berjalan melalui mekanisme organisasi yang melibatkan seluruh anggota aktif. Hasil Mustang menetapkan Haidar sebagai figur yang dipercaya membawa KSR Unit Markas menuju fase penguatan peran dan kinerja.
Dalam pernyataannya, Haidar menekankan pentingnya dukungan seluruh elemen organisasi.
“Mohon dukungannya agar KSR dan PMI Kabupaten Jember menjadi lebih baik ke depannya,” ujar Haidar pada Rabu, 25 Februari 2026. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai ajakan membangun sinergi di internal relawan.
Baca Juga: PMI Jember Gencarkan Donor Darah Malam Hari Selama Ramadhan, 171 Kantong Terkumpul dalam Semalam
Haidar menilai KSR Unit Markas PMI memiliki peran krusial karena melekat langsung dengan aktivitas pelayanan di markas.
Posisi tersebut menuntut kesiapsiagaan tinggi, respons cepat, serta koordinasi intensif dengan seluruh unit. Menurutnya, keberadaan KSR Unit Markas menjadi wajah pelayanan PMI di tengah masyarakat.
Ia menyebut bahwa tanggung jawab tersebut harus dijalankan dengan penuh komitmen. “Tanggung jawab kami lebih besar karena kami berada di jantung organisasi. Kami adalah ujung tombak pelayanan kemanusiaan untuk membantu melayani masyarakat Jember secara sukarela,” tambahnya. Pernyataan itu menegaskan orientasi pelayanan yang akan menjadi fokus kepemimpinannya.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, menjelaskan bahwa Mustang bukan hanya agenda seremonial. Forum ini disebut sebagai langkah strategis untuk menjaga kesinambungan organisasi. Proses regenerasi kepemimpinan dinilai penting agar roda organisasi tetap bergerak dinamis.
Dalam arahannya, Zainollah menyampaikan sejumlah mandat utama yang harus dijalankan kepengurusan baru.
Mandat tersebut mencakup pelaksanaan pendidikan dan latihan dasar KSR secara rutin. Tujuannya untuk memastikan ketersediaan relawan yang terlatih dan siap diterjunkan.
Artikel Terkait
Sumur Tercemar Banjir, PMI Jember Turunkan Truk Tangki dan Tandon Air untuk Ratusan Warga Nogosari
5 Sumur Warga Tercemar Lumpur, PMI Jember Terjunkan Tim Relawan WASH untuk Pulihkan Akses Air Bersih pasca Banjir
Berkolaborasi dengan PMI Jember, TPQ Baiturrahman Al Mustafid Gelar Aksi Donor Darah saat Acara Kelulusan Santri
Status Naik Jadi Tanggap Darurat, PMI Jember Siaga Penuh Dukung Instruksi Gus Fawait, Relawan dan Armada Dikerahkan Hadapi Banjir
PMI Jember Bergerak Masif Atasi Krisis Air, Dua Desa di Rambipuji Disasar, Ratusan Kepala Keluarga Terbantu