SketsaNusantara.id - Alumnus beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Dwi Sasetyaningtyas, akhirnya menyampaikan permohonan maaf kepada publik setelah unggahannya mengenai paspor Inggris milik anaknya memicu polemik luas di media sosial.
Pernyataan Dwi yang menyebut “cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan” menuai kritik dan dianggap menyinggung sensitivitas kebangsaan.
Permohonan maaf tersebut disampaikan Dwi melalui akun pribadinya di Instagram dan dikutip pada Sabtu 21 Februari 2026. Dalam klarifikasinya, Dwi menyatakan menyesali kalimat yang ia tuliskan dan menyadari dampak dari pernyataannya terhadap perasaan masyarakat.
“Sehubungan dengan unggahan saya sebelumnya yang memuat kalimat ‘cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan’, dengan ini saya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat yang merasa tersakiti, tersinggung, maupun tidak nyaman atas pernyataan tersebut,” tulis Dwi.
Ia menjelaskan, pernyataan itu muncul dalam kondisi emosional akibat rasa kecewa, lelah, dan frustrasi yang ia rasakan sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Meski demikian, Dwi mengakui bahwa kondisi tersebut tidak dapat dijadikan pembenaran atas ucapannya di ruang publik.
“Saya menyadari sepenuhnya bahwa kalimat tersebut kurang tepat dan dapat dimaknai sebagai bentuk perendahan terhadap identitas sebagai Warga Negara Indonesia,” ujarnya.
Baca Juga: Belajar dari Kasus Dwi Sasetyaningtyas, Inilah Hak dan Kewajiban Penerima Beasiswa LPDP
Ia pun menyatakan bertanggung jawab penuh atas segala risiko dan konsekuensi yang timbul dari pernyataan tersebut.
Dwi kembali menegaskan permintaan maafnya kepada semua pihak yang merasa tersakiti, sekaligus atas kegaduhan yang terjadi di tengah masyarakat. Ia juga berjanji akan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran penting untuk memperbaiki diri.
“Saya akan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik dengan menerima kritik dan masukan, serta lebih bijaksana dan empati dalam bersikap,” katanya.
Dalam pernyataannya, Dwi turut menegaskan bahwa kecintaannya terhadap Indonesia tidak pernah pudar. Ia berharap tetap dapat berkontribusi bagi bangsa di masa kini maupun mendatang.
“Saya mencintai Indonesia, dengan segala harapan dan tantangannya, dan semoga saya tetap bisa terus berkontribusi untuk Indonesia hari ini dan di masa depan,” lanjutnya.
Artikel Terkait
Siapa Dyah Roro Esti Widya Putri? Gagal di Pileg 2024 Jadi Calon Wakil Menteri Termuda Prabowo, Penerima LPDP yang Punya Harta Miliaran
Trump Bikin Panik, Simak 5 Pernyataan LPDP tentang Kejelasan Kelangsungan Studi Mahasiswa Indonesia di Amerika
Kabar Mutiara Baswedan Lanjutkan Studi S2 Dengan Beasiswa LPDP Tuai Komentar Negatif, Netizen Soroti Power Sang Ayah dan Sayangkan Penggunaan Beasiswa
Dapat Beasiswa LPDP, Putri Anies Baswedan Dapat Benda Istimewa Buatan Fery Farhati
Primus Yustisio Kritik Keras Ketidaktransparanan Penerimaan Beasiswa LPDP: Saya Tidak Akting...
Prabowo Ingin Uang Korupsi Dipakai untuk Beasiswa LPDP, Purbaya Sebut Belum Bisa Sekarang