Kamis, 4 Juni 2026

Sinergi dengan Pusat Jadi Kunci Utama Jember Bebas Kemiskinan Ekstrem

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Kamis, 12 Februari 2026 | 15:44 WIB
Bupati Jember Gus Fawait saat acara Gus e Menyapa di Umbulsari (M Purnomo)
Bupati Jember Gus Fawait saat acara Gus e Menyapa di Umbulsari (M Purnomo)

SketsaNusantara.id – Langkah konkret dalam menekan angka kemiskinan di Kabupaten Jember mulai menemui titik terang.

Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi strategi utama dalam pembangunan Jember ke depan.

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Fawait usai melakukan koordinasi intensif dengan Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin).

Baca Juga: BP Taskin Bidik Jember Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian besar yang diberikan kepada masyarakat Jember.

Gus Fawait menggarisbawahi bahwa persoalan kemiskinan adalah isu kompleks yang tidak bisa diselesaikan secara instan.

"Pengentasan kemiskinan ini bukan sulap yang sehari langsung selesai. Ini butuh waktu dan kerja keras. Namun, target kami jelas, dalam lima tahun ke depan, angka kemiskinan di Jember harus turun secara drastis," tegas Gus Fawait.

Baca Juga: Banner dan Spanduk Ilegal Masih Banyak Terpasang, Satgas Infrastruktur Tata Ruang Pemkab Jember Langsung Bergerak

Dia juga menyambut positif target nasional yang dicanangkan pemerintah pusat untuk menurunkan angka kemiskinan sebesar satu persen per tahun.

Sebagai kepala daerah, Gus Fawait berkomitmen penuh untuk mengawal kebijakan nasional tersebut agar selaras dengan kondisi di lapangan.

Dalam pertemuan dengan BP Taskin, Gus Fawait memaparkan sejumlah program strategis yang akan segera diimplementasikan.

Baca Juga: Satgas Infrastuktur dan Tata Ruang Pemkab Jember Mulai Tertibkan Jaringan Utilitas Ilegal

“Mulai pendidikan dan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, tenaga kerja, hingga pemanfaatan hutan sosial,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Gus Fawait menyadari bahwa kantong kemiskinan di Jember banyak tersebar di wilayah pinggiran kebun, hutan, dan pantai. Oleh karena itu, ia memastikan pelayanan publik seperti administrasi kependudukan (KTP) kini cukup diselesaikan di tingkat kecamatan tanpa harus ke pusat kota.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X