“Mereka diancam akan dipenjarakan jika tidak memenuhi tuntutan,” lanjut unggahan tersebut.
Sorotan publik semakin tajam setelah muncul pengakuan bahwa kelima karyawan tersebut diduga disekap di dalam gudang sejak hari sebelumnya.
Mereka disebut tidak diperbolehkan keluar dan tidak diberikan akses komunikasi maupun kebutuhan dasar.
“Kelima karyawan mengaku disekap sejak hari sebelumnya, tidak diberikan akses ponsel maupun makan,” tulis akun tersebut.
Dalam video yang turut beredar, tampak beberapa orang berada di dalam gudang dengan kondisi terbatas, dikelilingi kardus dan barang logistik.
Sebuah teks dalam video bahkan menyebutkan bahwa para karyawan “tidak diberi makan serta diancam dipenjara oleh perusahaan”.
Situasi tersebut memicu kekhawatiran warganet terkait dugaan pelanggaran hak asasi manusia dan praktik ketenagakerjaan yang tidak sesuai dengan aturan hukum.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Cek Fakta: Heboh Isu Global Blackout hingga Himbauan Tarik Tunai Massal, Benarkah Akan Ada Pemadaman Listrik Total di Indonesia pada 20 Februari 2026?
Profil Agus Widjojo, Dubes Indonesia untuk Filipina yang Meninggal Dunia, Ternyata Anak Pahlawan Revolusi, Siapa?
3 Fakta Rapat Presiden Prabowo-Petinggi TNI Polri di Istana, Agenda hingga Menteri Kabinet Merah Putih yang Ikut Hadir
Apa Itu Tanah Bergerak? Mengenal Fenomena Alam yang Terjadi di Tegal, Penyebab hingga Bedanya dengan Tanah Longsor
Menkeu Purbaya Ungkap Biang Kerok 'Keributan' PBI JKN: Penonaktifan Mendadak 11 Juta Peserta BPJS Justru Bikin Pemerintah Rugi? Ini Alasannya
Menjelang Bulan Puasa, Kodim 0824 Jember Gerakkan Ratusan Prajurit, Sumbangkan 102 Kantong Darah untuk Warga